Polres Sangihe Targetkan Distribusi 10 Ton Beras Terjangkau

187
Polres Kepulauan Sangihe bersama pemerintah daerah menyalurkan beras SPHP dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Taman Kota Tahuna, Kamis (14/8/2025). (Dok.Ist)

SANGIHE – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sangihe bersama pemerintah daerah dan sejumlah instansi terkait menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak, Kamis (14/8/2025).

Pembukaan dilaksanakan melalui Zoom Meeting bersama Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) di Taman Kota Tahuna, Kelurahan Dumuhung, Kecamatan Tahuna Timur.

Hadir dalam kegiatan ini Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik SH SIK MAP, Wakil Bupati Tendris Bulahari SE, Wakil Ketua II DPRD Marvein Hontong SH, perwakilan Kejaksaan Negeri Tahuna, Pengadilan Negeri Tahuna, Perum Bulog Cabang Tahuna, serta sejumlah kepala dinas dan pimpinan perusahaan mitra.

Kapolres Abdul Kholik menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Polri yang digelar serentak mulai dari tingkat Mabes, Polda, Polres hingga Polsek.

Tujuannya menghadirkan kebutuhan pangan, terutama beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), di lokasi yang dekat dengan pemukiman warga dan pusat keramaian dengan harga terjangkau.

“Beras SPHP ini kami jual Rp11.500 per kilogram, lebih murah dibanding harga eceran tertinggi di pasaran. Selain beras, juga tersedia bahan pokok lainnya dari mitra vendor,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polres Kepulauan Sangihe bersama pemerintah daerah dan Bulog menyalurkan bantuan pangan pemerintah untuk 10.000 keluarga penerima manfaat di 15 kecamatan, termasuk wilayah kepulauan.

Pada pelaksanaan hari ini, Polres bersama delapan Polsek menargetkan penyaluran 10 ton beras, masing-masing minimal satu ton per lokasi. Khusus wilayah Marore, distribusi akan menyesuaikan jadwal kapal penumpang.

Di Taman Kota Tahuna, GPM menyediakan sekitar dua ton beras kemasan lima kilogram yang langsung diserbu warga. Penjualan dibatasi 4–6 sak per pembeli guna menjaga ketersediaan stok.

Kapolres memastikan program ini akan terus berlangsung hingga perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.

“Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu kebutuhan pokok, terlebih menjelang hari kemerdekaan,” tegasnya. (iVan)