Kobaran Api di Lereng Gunung Awu Membesar dari Kampung Kendahe, Warga Cemas Merambat ke Kebun

136
Foto dan Laporan Warga Kendahe, (10/9/2026). (ist)

SANGIHE – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Api Awu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, masih menyala besar hingga malam ini.

Foto yang diambil warga dari Kampung Kendahe pada Rabu (10/9) malam menunjukkan kobaran api berwarna merah menyala di atas lereng gunung, terlihat jelas dari jalan desa. Cahayanya menerangi langit dan menjadi tontonan mencekam bagi warga.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sangihe hasil pantauan drone pada Selasa (8/9), luas lahan terbakar sudah mencapai 55 hektar, dengan asap tebal bergerak ke arah barat menuju Kampung Kendahe dan Talawid.

Update Terbaru Hari Ini (10/9 Pagi):
Hingga Kamis pagi, masih terpantau sejumlah titik api di Kecamatan Kendahe yang berpotensi merembet ke perkebunan warga.

Kapolsek Kendahe, IPDA Suparta Sendeng, menyebutkan titik api di Kendahe 1 dan Kendahe 2 masih menjadi perhatian.

• Satu titik berada di Kebun Bio, diduga rembetan dari Talawid.

• Satu titik lainnya di Kebun Mini dengan arah pergerakan menuju Maselihe dan Makiwureng.

• Dari Talawid, api mengarah ke Kebun Sanitang dan berpotensi turun ke perkebunan Kampung Tariang Lama
Sementara itu, api di wilayah Mohong Sawang dilaporkan telah padam pagi ini setelah relawan turun dari gunung.

Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Satpol PP Damkar, dan masyarakat masih bersiaga di posko Kendahe II untuk mencegah api masuk ke perkebunan dan permukiman. (Ivan)