BARNAUL – Septenandow Horomati, atlet Stand Up Paddle (SUP) asal Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, mengharumkan nama Indonesia di ajang Altai Regatta International Canoe and SUP Competition 2026 di Barnaul, Krai Altai, Siberia, Rusia.
Kompetisi yang berlangsung 14-16 Agustus 2026 itu mempertemukan atlet olahraga air dari sejumlah negara. Selain SUP, kejuaraan tersebut juga mempertandingkan nomor canoe dan dragon boat.
Nando, sapaan akrabnya, berhasil meraih medali perak pada nomor SUP Technical Race 1.500 meter.
Tak berhenti di situ, ia kembali naik podium dengan meraih medali perunggu pada nomor SUP Long Distance 10 kilometer.
Dua medali tersebut menjadi capaian penting bagi Indonesia dalam persaingan olahraga air internasional.
Bagi Sulawesi Utara, prestasi itu sekaligus menjadi penanda bahwa atlet asal daerah kepulauan mampu bersaing di lintasan arena olahraga dunia.
Lahir dari Laut Sangihe
Nando merupakan putra kelahiran Kabupaten Kepulauan Sangihe. Lingkungan geografis yang lekat dengan laut menjadi salah satu ekosistem yang menumbuhkan bibit atlet olahraga air di Sulawesi Utara.
Keberhasilannya menembus kompetisi internasional menunjukkan bahwa dengan pembinaan yang tepat dan kesempatan bertanding, atlet daerah memiliki peluang yang sama untuk berprestasi di level dunia.
Drevy Malalantang, selaku Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Pengprov Sulut, mengatakan prestasi Nando memperlihatkan besarnya potensi Sulawesi Utara sebagai daerah pengembangan olahraga air.
“Provinsi yang memiliki garis pantai panjang, pulau-pulau kecil, serta beragam kawasan perairan ini memiliki modal alam yang kuat untuk pengembangan cabang olahraga berbasis air,” ujar Tim Ahli Gubernur Sulut ini.
Lebih lanjut Drevy mengungkapkan perkembangan SUP berkaitan erat dengan pariwisata bahari dan pengembangan sport tourism.
Bagi Sulawesi Utara, pengembangan olahraga air dapat menjadi bagian dari strategi memperkenalkan potensi bahari daerah kepada dunia.
“Ini sejalan dengan Visi Gubernur Mayjen TNI (Pur) Yulius Selvanus, SE. Event kompetisi, pemusatan latihan, hingga ekspedisi olahraga air dapat dikembangkan sekaligus sebagai sarana promosi destinasi,” jelasnya.
Keberhasilan Nando di Rusia menjadi bukti bahwa olahraga, potensi bahari, dan pariwisata dapat saling menguatkan.
Medali dari Siberia menjadi catatan prestasi bagi perjalanan olahraga air Indonesia dan sekaligus kebanggaan bagi Sangihe dan Sulawesi Utara. (don)





















