Kemenkes Cek Kesiapan Gedung Pusat Kanker RS Kandou

122
Dirut Starry Rampengan saat mendampingi Ghotama Airlangga, SKM., MKM, Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI.(ist)

‎MANADO – Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA., MARS., MH.Kes., mendampingi langsung site visit dari Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI di Gedung Pusat Kanker RS Kandou, Kamis (1/10/2026).
‎
‎Kunjungan yang dipimpin Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, Ghotama Airlangga, SKM., MKM., bersama tim tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan gedung sebelum digunakan dalam pelayanan kepada masyarakat.
‎
‎Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh hingga ke berbagai bagian gedung. Tim Kemenkes mengecek kondisi air, instalasi dan struktur kelistrikan, pintu, jendela, sistem pendingin ruangan atau AC, toilet, kamar mandi, hydrant, serta fasilitas pendukung lainnya.
‎
‎Tidak hanya kondisi fisik bangunan, tim juga memeriksa alur pergerakan tempat tidur pasien di dalam gedung.

Hal ini untuk memastikan jalur pelayanan dapat mendukung pergerakan pasien secara aman dan sesuai dengan kebutuhan operasional rumah sakit.
‎
‎Ghotama juga meminta laporan terkait hasil perbaikan pada setiap lantai gedung. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memastikan berbagai bagian yang masih membutuhkan penyempurnaan telah ditindaklanjuti sebelum gedung digunakan.
‎
‎Didampingi jajaran direksi, Prof Starry Rampengan mengikuti pemeriksaan dari satu bagian ke bagian lainnya.

Kehadiran pimpinan rumah sakit menunjukkan perhatian terhadap kesiapan seluruh fasilitas yang nantinya akan digunakan dalam pelayanan pasien kanker.
‎
‎Turut hadir juga Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RS Kandou, dr. Yune Laukati, MARS., selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan Gedung Pusat Kanker, serta Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan, dr. Wega Sukanto, Sp.B-TKV(K).
‎
‎Dirut Starry mengatakan, kesiapan fasilitas menjadi bagian penting sebelum gedung digunakan untuk pelayanan. Menurutnya, setiap fasilitas harus dipastikan berfungsi dengan baik sehingga pelayanan kepada pasien dapat berjalan aman dan optimal.
‎
‎“Semua harus diperiksa dengan baik. Kita ingin ketika gedung ini mulai digunakan, fasilitasnya benar-benar siap dan pelayanan kepada pasien dapat berjalan dengan aman,” ujarnya.(ben)