MANADO – Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Manado kembali mendapat penguatan melalui aksi nyata mahasiswa.
Program Pengabdian Berbasis Masyarakat Berdampak Program Studi D3 Pariwisata Politeknik Negeri Manado sukses menggelar Pelatihan Pelayanan Prima dan Higienitas Kuliner pada UMKM di Kelurahan Titiwungen, Kecamatan Sario, Jumat (5/9/2026).
Program ini difokuskan untuk mendongkrak daya saing warung makan tradisional yang berada di dalam lorong pemukiman padat agar mampu bersaing dengan restoran modern.
Kelurahan Titiwungen dikenal sebagai wilayah urban yang sangat strategis karena diapit oleh koridor bisnis Jalan Sam Ratulangi dan pusat kuliner pesisir Jalan Piere Tendean (Boulevard).

Kendati berada di jantung kota, para pelaku UMKM kuliner lokal kerap tertinggal akibat kesenjangan daya saing, khususnya dalam hal standar higienitas pangan dan kualitas pelayanan.
Melalui workshop interaktif, para pemilik warung dan pramusaji diberikan pelatihan intensif oleh tim mahasiswa.
Materinya mulai dari pencegahan kontaminasi silang, penerapan standar pelayanan prima dengan indikator 3S (Senyum, Sapa, Salam), hingga simulasi penanganan komplain pelanggan menggunakan algoritma LAST (Listen, Apologize, Solve, Thank).
Tidak hanya teori, program ini juga menyalurkan stimulan berupa Visual Hospitality Starter Kit berisi celemek seragam tahan air, masker sanitasi transparan, dan penutup rambut.

Atribut ini wajib digunakan guna membangun kepercayaan konsumen secara kasat mata.
Selain itu, pelaku usaha juga mendapat pendampingan penataan ruang saji sesuai pilar Sapta Pesona serta adopsi inovasi menu digital interaktif dan optimasi geo-tagging di Google Maps agar warung di dalam lorong mudah ditemukan wisatawan.
Kegiatan ini dimotori tim mahasiswa: Maria Yunita Pitoy, Aprillia Arini Rakinaung, Muhammad Nabil Fikri, Alvarianti Maya Natasya Mamile, Rahmatia Magulili, Kaylah Nadin Tober, Jenifer Aditya Bee, Chrystania Khanza Agnesia Sondakh, Tesalonika Virginia Pantow, dan Rifaldy Sefanya Kindangen.
Didampingi Dosen Pendamping Hendry Kumaat, SE., M.Si.
Turut hadir Sekretaris Jurusan Dr. Yurike Lewan, M.Hum, Ketua Prodi D3 Pariwisata Silvana Wewengkang, SE., M.Si, serta dosen Jemmy R. Pangemanan, SE., M.Si dan Meiske M. Sangian, S.Pi., M.Si.
Langkah transformatif kolaborasi mahasiswa dan dosen ini mendapat sambutan hangat dari UMKM setempat.
Melalui sinergi akademik, pemerintah kelurahan, dan masyarakat, warung-warung tradisional di Titiwungen kini diproyeksikan naik kelas menjadi destinasi kuliner urban yang higienis, profesional, dan berdaya saing dalam menopang pariwisata berbasis kerakyatan di Kota Manado. (*)




















