RSUP Kandou Manado Berbagi Pengalaman ke Unika De La Salle dan RS Centra Medika

20
Suasana diskusi studi banding Universitas De La Salle dan RS Centra Medika bersama RSUP Kandou Manado di Ruang Webinar, 14 Juli 2026. (ist)

MANADO – RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado menerima kunjungan studi banding dari Universitas De La Salle Unika De La Salle Manado dan RS Centra Medika, Selasa 14/07/2026 di Ruang Webinar RSUP Kandou.

Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman terkait pengembangan fakultas kedokteran serta pemenuhan standar rumah sakit pendidikan.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado Prof. Dr. dr. Starry H. Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes menyampaikan bahwa pembentukan fakultas kedokteran maupun rumah sakit pendidikan membutuhkan koordinasi kuat dengan institusi pendidikan utama dan fakultas kedokteran.

“Proses tersebut harus didukung dengan implementasi standar mutu yang baik, penyediaan sarana penunjang pendidikan seperti laboratorium patologi klinik, mikrobiologi, dan farmakologi, serta komitmen untuk melakukan perbaikan berkelanjutan dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang,” jelas Dirut Starry Rampengan.

Turut mendampingi Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang dr. Wega Sukanto, Sp.B.TKV(K) dan Direktur SDM Pendidikan dan Penelitian dr. Yune Laukati, MARS.

Studi banding ini dilakukan Unika De La Salle sebagai bagian dari persiapan memenuhi persyaratan pembukaan Fakultas Kedokteran.

Sementara RS Centra Medika ingin memperoleh gambaran mengenai tahapan dan persyaratan menjadi *rumah sakit pendidikan.

Perwakilan Unika De La Salle menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan RSUP Kandou.

“Ada banyak hal yang bisa dipelajari. Kami memang harus banyak belajar dari RS Kandou,” ungkapnya.

Perwakilan RS Centra Medika berharap kerja sama ini dapat mendukung terwujudnya fakultas kedokteran yang nantinya dapat melaksanakan proses pendidikan klinik di rumah sakit mereka.

“Melalui kegiatan ini, RSUP Kandou kembali menegaskan perannya sebagai rumah sakit pendidikan utama di Sulawesi Utara yang terus membuka ruang kolaborasi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan kedokteran serta pelayanan kesehatan di Indonesia,” pungkasnya. (*/ben)