
GORONTALO UTARA – Tonggak sejarah kelistrikan Gorontalo. PLN berhasil melakukan penggelaran Kabel Laut Tegangan Menengah SKLTM 20 kV untuk mengalirkan listrik ke Pulau Dudepo.
Kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo H. Idrus Mohamad Thomas Mopili, Anggota DPRD, perwakilan DPR RI Komisi XII, dan jajaran Pemkab Gorontalo Utara.
Pembangunan SKLTM ini merupakan proyek strategis PLN untuk menghadirkan listrik andal bagi masyarakat Pulau Dudepo.
Dengan kabel bawah laut sepanjang 1,95 kms, pasokan listrik dari Sistem SulutGo akan disalurkan ke Pulau Dudepo sehingga warga bisa menikmati layanan listrik yang aman dan berkelanjutan.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyebut ini jaringan listrik pertama yang masuk laut di Suluttenggo.
“Semoga ini menjadi langkah awal meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pulau Dudepo, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat pemerataan pembangunan di Provinsi Gorontalo,” ungkap Usman.
Hingga saat ini progres fisik pembangunan telah mencapai 65,68 persen. Pekerjaan kini memasuki tahap penggelaran kabel dari titik pendaratan Desa Ilangata menuju Pulau Dudepo. PLN menargetkan selesai Agustus 2026.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemprov Gorontalo, Pemkab Gorut, DPR RI, DPRD, dan semua pihak. Dengan sinergi ini kami optimis pekerjaan selesai tepat waktu,” tambah Usman.
Pekerjaan dilaksanakan konsorsium PT Persada Energy and Contracting, PT Bangun Prima Semesta, dan Lumintuna Marine Service dengan pengawasan Pusmanpro PLN.
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah mengapresiasi PLN.
“Listrik merupakan urat nadi kehidupan. Kami berharap pekerjaan lancar sehingga bisa melistriki sekitar 390 KK dengan 1.400 jiwa di Pulau Dudepo,” ujarnya.
Setelah tersambung, Rasio Desa Berlistrik RDB PLN di Provinsi Gorontalo akan mencapai 100 persen. Seluruh desa di Gorontalo telah menikmati listrik PLN. (*/ben)






















