Perkuat Kinerja TJSL Semester I 2026, PLN UP3 Kotamobagu Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

5
Petugas PLN UP3 Kotamobagu menyalurkan bantuan paket PLN Peduli, kasur dan sembako untuk warga terdampak banjir di Desa Solimandungan I. (ist)

KOTAMOBAGU – PT PLN (Persero) UP3 Kotamobagu terus menunjukkan komitmen sebagai perusahaan yang tidak hanya menghadirkan layanan kelistrikan andal, tetapi juga agen perubahan bagi masyarakat.

Sepanjang Semester I 2026, PLN UP3 Kotamobagu telah merealisasikan program TJSL yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga dan akselerasi pembangunan daerah.

Langkah ini merupakan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus mendukung transformasi PLN menjadi perusahaan energi berkelas dunia.

Masyarakat terdampak banjir bandang di Desa Solimandungan I dan Desa Solimandungan II, Kabupaten Bolaang Mongondow, merasakan langsung kepedulian PLN.

Selain memastikan keandalan pasokan listrik pascabencana, PLN menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sembako, air mineral, kasur, tikar, hingga tandon air bersih untuk mempercepat pemulihan warga.

PLN UP3 Kotamobagu juga membangun jalan perkebunan di Desa Liberia Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow. Jalan ini mempermudah akses petani ke area perkebunan, memperlancar distribusi hasil bumi, dan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan program TJSL adalah wujud kehadiran negara melalui PLN.

“Setiap rupiah yang dialokasikan dalam program TJSL harus mampu menjadi stimulus bagi kesejahteraan masyarakat. Apa yang dilakukan PLN UP3 Kotamobagu adalah bukti korporasi hadir di garis depan, baik saat masyarakat menghadapi bencana maupun membangun fondasi ekonomi desa. Kami berkomitmen memperluas penerima manfaat di seluruh wilayah Suluttenggo,” tegas Usman.

Manager PLN UP3 Kotamobagu, Reki Wowiling, menyebut keberhasilan ini berkat sinergi dengan pemangku kepentingan.

“Kami tidak hanya fokus pada listrik andal, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Program ini memberikan nilai tambah dan mendukung pembangunan daerah,” kata Reki.

Sangadi Desa Liberia Timur, Rival Mahdum, mengapresiasi kontribusi PLN.

“Pembangunan jalan perkebunan sangat besar manfaatnya. Petani mudah mengangkut hasil panen dan ekonomi desa meningkat. Terima kasih PLN UP3 Kotamobagu,” ungkap Rival.

Keberhasilan TJSL Semester I 2026 diraih lewat kolaborasi PLN, pemerintah daerah, desa, dan masyarakat.

Menatap semester berikutnya, PLN UP3 Kotamobagu berkomitmen meningkatkan kualitas dan jangkauan program dengan prinsip kebermanfaatan, keberlanjutan, dan kolaborasi. (*/ben)