Dari Lab Menuju Kelas SMK, Inovasi Mahasiswi Polimdo Dukung Belajar Coding dan AI

151
Momen penandatanganan berita acara penyerahan Modul Trainer Mikrokontroler karya tiga mahasiswi Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado kepada SMKN 2 Manado. Di atas meja, tampak trainer Arduino Uno, ESP32, ESP32-CAM dan modul praktikum. (foto: donny/ap)

MANADO – Tiga mahasiswi Teknik Elektro Polimdo ciptakan inovasi nyata. Yuricha, Feibe & Yolanda rancang Modul Trainer Mikrokontroler berbasis Arduino Uno, ESP32 & ESP32-CAM untuk bantu SMKN 2 Manado implementasikan kurikulum Coding & AI.

Yuricha M. U. Tumiwang, Feibe L. V. Lalujan, dan Yolanda T. L. Pontoan berhasil kembangkan Modul Trainer Mikrokontroler berbasis Arduino Uno, ESP32, dan ESP32-CAM.

Riset tidak berhenti di laporan. Tiga mahasiswi Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Manado (Polimdo) buktikan lewat karya yang bermanfaat di SMK.

Inovasi ini dipresentasikan pada Kamis (18/6/2026) di Jurusan Teknik Elektro Polimdo.
Lahir dari survei kebutuhan SMKN 2 Manado yang baru masukkan pada mata pelajaran Coding dan Kecerdasan Artifisial AI ke kurikulum.

“Perangkat dirancang biar optimal dipake siswa SMK belajar mikrokontroler & AI,” jelas tim mahasiswa.

Apresiasi datang dari SMKN 2 Manado. Wakil Kepala Sekolah Bidang Ketenagaan Julius Polii, S.Pd mengatakan, trainer dan modul ini relevan banget buat kurikulum baru fokus teknologi digital & AI.

Wakil Direktur Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Polimdo Juliet P. T. Makinggung, SE, MSi, memberi apresiasi hasil karya mahasiswa bisa bermanfaat untuk proses belajar di SMKN 2 Manado.

Polimdo banyak memberikan manfaat dan solusi bagi Mitra kerja, sekolag maupun dunia Industri.

“Hasil inovasi mahasiswa Polimdo memberikan jawaban dari masalah yang dihadapi dunia industri, ternasuk SMKN 2 Manado. Itulah pembeda antara Polimdo dan masyarakat,” terangnya.

Ketua Jurusan Teknik Elektro Polimdo Marson James Budiman, SST MT, tekankan pentingnya sinergi Link and match SMK-Politeknik penting bangun SDM kompeten siap hadapi perkembangan teknologi.

Acara ditutup penyerahan simbolis alat trainer ke SMKN 2 Manado seusai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Bukti hilirisasi riset mahasiswa, dari lab Polimdo langsung ke ruang kelas SMK. Dampaknya nyata buat pendidikan vokasi menengah di Sulut. (don)