Kanwil Bea Cukai Sulbagtara Raup Penerimaan Negara Sebesar Rp 820,33 Miliar

9
Zaky Firmansyah. (iat)

MANADO – Kanwil Bea Cukai Sulbagtara mencatat kinerja positif periode Januari s.d April 2026 dengan penerimaan negara mencapai Rp 820,33 miliar, atau 32,16% persen dari target yang ditetapkan.

Capaian ini mencerminkan optimalisasi peran Bea Cukai sebagai revenue collector yang didukung oleh penguatan sistem pengawasan, kepatuhan pelaku usaha, serta sinergi yang efektif dengan para pemangku kepentingan di daerah.

Dari aspek pengawasan, Bea Cukai Sulbagtara mencatat 307 kasus penindakan, yang terdiri atas 283 penindakan di bidang kepabeanan dan 178 penindakan di sektor cukai dengan rincian 169 penindakan hasil tembakau dan 9 penindakan Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA).

Surat Bukti Penindakan (SBP) di bidang Cukai s.d. bulan April 2026 menunjukkan kontribusinya dalam pencapaian target penerimaan dari extra effort (Ultimum Remidium) sebesar Rp2.38 miliar, lebih tinggi dari bulan April tahun sebelumnya sebesar Rp1.68 miliar.

Jumlah penindakan NPP s.d. April 2026 sama dengan tahun sebelumnya, dengan jumlah penindakan sebanyak 1 kali dan barang hasil penindakan ±355 gram diduga Cannabis Sativa (Narkotika Golongan I).

Selain pengawasan, Bea Cukai Sulbagtara juga konsisten menjalankan peran sebagai trade facilitator dan industrial assistance melalui pemberian fasilitas kepabeanan.

Sepanjang tahun 2026, Kanwil Bea Cukai Sulbagtara memberikan 1 Pusat Logistik Berikat (PLB) kepada PT Trans Continent.

Dengan tambahan tersebut, hingga April 2026 terdapat 56 perusahaan yang menikmati fasilitas Kawasan Berikat, 3 Gudang Berikat, dan 4 Pusat Logistik Berikat di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di sektor strategis, antara lain hilirisasi hasil tambang, hilirisasi kelapa, dan industri perikanan, yang memiliki potensi nilai tambah tinggi serta berorientasi ekspor.

Fasilitas kepabeanan yang diberikan adalah bentuk insentif fiskal dan prosedural dari pemerintah untuk meringankan biaya logistik dan operasional.

Mendorong pertumbuhan industri dalam negeri, memangkas biaya ekspor-impor, dan mempercepat arus logistik, sehingga daya saing produk di pasar internasional meningkat.

Menyikapi capaian tersebut, Kepala Kanwil Bea Cukai Sulbagtara, Zaky Firmansyah, menyebut bahwa bahwa capaian ini menjadi indikator awal kinerja positif di tahun berjalan.

Secara wilayah, kontribusi terbesar penerimaan berasal dari Morowali, disusul Pantoloan dan Bitung.

Selain itu, aktivitas perdagangan internasional juga menunjukkan tren positif, dengan nilai ekspor mencapai miliaran dolar AS dan tujuan utama ke negara-negara Asia.

“Kinerja ini diharapkan terus berlanjut hingga akhir tahun melalui optimalisasi penerimaan dan penguatan pengawasan” papar Zaky Firmasnyah.

Disamping itu adanya pelaksanaan Direct Call Bitung–Tiongkok semakin memperkuat konektivitas logistik dan mendorong efisiensi arus ekspor dari kawasan Indonesia Timur.

Pelabuhan Bitung dinilai memiliki potensi besar sebagai hub logistik internasional karena letak geografisnya yang strategis serta didukung oleh komoditas ekspor yang melimpah seperti Ikan Tuna, Kelapa, dan Pala.

Di awal tahun 2026 ini, telah dilakukan tiga kali trial shipment direct call Bitung-Tiongkok, Rute : Jakarta – Palu – Cebu (Filiphina) – Bitung – Hainan (Tiongkok) dengan rincian:
Shipment Pertama di tanggal 9 Maret 2026 dengan mengangkut 80 Kontener/157 Teus (77 Kontainer 40’ dan 3 Kontainer 20’)
Shipment Kedua di tanggal 08 April 2026 dengan mengangkut 87 Kontener/276 Teus (87 Kontainer 40’).

Shipment Ketiga di tanggal 09 Mei 2026 dengan mengangkut 60 Kontener/119 Teus (59 Kontainer 40’ dan 1 Kontainer 20’)
Komoditas yang diekspor : Bobin Paper, Frozen Coconut Juice, Nutmeg/ Nutmeg Broken, Produk Perikanan dan Produk Pertanian Lainnya

Selain lewat Pelabuhan Bitung, peluang ekspor juga bisa melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado yang saat ini terdapat rute penerbangan Manado – Singapore, Manado – Shenzhen/Hongkong dan Manado – Ghuangzhou. (don)