
MANADO – Di tengah menjalankan tugas di luar daerah, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE langsung menginstruksikan jajarannya untuk turun ke lokasi dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di kompleks Asgab Pakowa, Kecamatan Wanea, Kota Manado.
Bantuan diserahkan pada Kamis, 30 Juli 2026 oleh Asisten I Setdaprov Sulut Denny Mangala yang mewakili Gubernur YSK.
Penyaluran turut didampingi Kepala Dinas Sosial Sulut, Kepala Dinas Pangan Sulut, serta Kepala Pelaksana BPBD Sulut.
Berdasarkan data sementara, kebakaran yang terjadi Rabu 29 Juli 2026 malam menghanguskan sekitar 10 rumah dan berdampak kepada 21 Kepala Keluarga atau lebih dari 30 jiwa yang kini mengungsi dan kehilangan tempat tinggal.
“Ketika kami melaporkan kejadian ini, Gubernur yang saat ini sementara bertugas di luar daerah langsung memberikan petunjuk untuk meninjau secara langsung kondisi kebakaran di kompleks Kelurahan Pakowa ini,” ujar Denny Mangala.
Ia menjelaskan Pemprov diperintahkan berkoordinasi dengan Pemkot Manado untuk memastikan seluruh korban mendapat perhatian dan bantuan secepatnya.
“Kami dikomando untuk melihat apa yang dibutuhkan masyarakat yang terdampak. Berdasarkan laporan dari Pemkot Manado, ada 10 rumah yang hangus terbakar dan sebanyak 21 keluarga terdampak,” katanya.
Bantuan yang disalurkan meliputi:
– Tikar dan kasur
– Paket sembako
– Bahan makanan untuk ibu hamil dan bayi
– Kebutuhan dasar lainnya
“Kami berharap bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ini dapat sedikit meringankan beban keluarga-keluarga yang terdampak. Ini bentuk kepedulian Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah,” tutur Mangala.
Kebakaran di kawasan Pakowa kembali menjadi perhatian karena wilayah tersebut beberapa kali mengalami peristiwa serupa. Kawasan permukiman yang padat membuat api cepat merambat.
Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Sementara itu pemerintah memprioritaskan penanganan korban melalui penyediaan kebutuhan dasar dan bantuan kemanusiaan (*/ben)





















