Perbaikan Kabel Palapa Ring Tengah, Sangihe Siapkan Jaringan Cadangan untuk Layanan Publik

50
Michael Thungari Usulkan Penguatan Jaringan Cadangan. (Dok.ist)

MANADO – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M., didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Ronald Lumiu, S.H., menghadiri rapat sosialisasi dan koordinasi perbaikan Kabel Palapa Ring Tengah segmen Morotai–Melonguane, Selasa (28/7/2026).

Rapat tersebut juga dihadiri Bupati Kepulauan Talaud, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta para pemangku kepentingan terkait, mengingat ketiga daerah akan terdampak selama proses perbaikan berlangsung.

BAKTI menjelaskan, hasil asesmen menemukan 2 core kabel putus dan 14 core mengalami high bending akibat aktivitas gempa tektonik yang terjadi pada Mei dan Juni 2026.

Titik kerusakan berada di kedalaman sekitar 3.400 meter dengan jarak sekitar 95 kilometer dari Stasiun Palapa Ring Morotai, sehingga proses perbaikan memerlukan kapal dan peralatan bawah laut khusus.

Bupati Michael Thungari mengusulkan beberapa langkah mitigasi, antara lain memperkuat jalur Manado–Ondong sebagai jalur utama konektivitas, mengoptimalkan 106 titik layanan internet BAKTI di Kabupaten Kepulauan Sangihe, memperkuat jaringan cadangan melalui radio dan internet satelit, serta mendorong penyedia layanan menjaga kualitas layanan kepada masyarakat selama pekerjaan berlangsung.

Pemkab Sangihe juga mengusulkan agar Komdigi dan BAKTI berkoordinasi dengan Starlink untuk menambah kapasitas internet satelit di Sangihe, Talaud, dan Sitaro.

Direktur Utama merangkap Plt. Direktur Layanan TI Masyarakat dan Pemerintah BAKTI, Sudarmanto, menyampaikan bahwa pekerjaan perbaikan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Agustus 2026, dengan proses restorasi utama pada 31 Juli–11 Agustus 2026.

Selama periode tersebut diperkirakan akan terjadi gangguan layanan internet sekitar 10–12 hari di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Talaud, dan Sitaro.

Sebagai langkah antisipasi, BAKTI meningkatkan kapasitas internet pada 286 titik layanan, terdiri dari 106 titik di Sangihe, 132 titik di Talaud, dan 48 titik di Sitaro.

Selain itu, disiapkan jaringan cadangan oleh Telkomsel sebesar 7,55 Gbps, Telkom melalui Starlink sebesar 700 Mbps, serta Lintasarta sebesar 100 Mbps.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan layanan internet secara bijaksana selama proses perbaikan berlangsung.

Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan Komdigi, BAKTI, dan seluruh penyedia layanan telekomunikasi agar pelayanan publik tetap berjalan optimal. (ivan)