Bupati Michael Thungari Resmikan Kios Pangan Awu, Jaga Stabilitas Harga Bapok

56
Bupati Michael Thungari Resmikan Kios Pangan Awu di Pasar Towo'e. (Dok.ist)

SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Perum BULOG Cabang Tahuna meresmikan Kios Pangan Awu di Pasar Towo’e, Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna, Senin (27/7/2026).

Kehadiran kios tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas harga, serta memastikan ketersediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, didampingi Kepala Perum BULOG Cabang Tahuna, Asrul Tallamma, dan dihadiri jajaran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), unsur TNI-Polri, perangkat daerah, serta pelaku usaha.

Kepala Perum BULOG Cabang Tahuna, Asrul Tallamma, mengatakan Kios Pangan Awu merupakan hasil sinergi antara BULOG dan Pemkab Sangihe melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Ketahanan Pangan dalam mendukung pengendalian inflasi dan memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Menurutnya, nama Kios Pangan Awu dipilih sebagai simbol kekuatan dan ketahanan, terinspirasi dari Gunung Awu yang menjadi ikon Kepulauan Sangihe.

“Sebagaimana Gunung Awu berdiri kokoh di Kepulauan Sangihe, kami berharap Kios Pangan Awu menjadi pilar dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan bagi masyarakat,” ujarnya.

Asrul juga memastikan stok pangan di Gudang BULOG Tahuna dalam kondisi aman. Saat ini tersedia 103 ton beras, ditambah pasokan 600 ton dari Sulawesi Tenggara dan 150 ton dari Bitung yang sedang dalam perjalanan.

Selain itu, BULOG memiliki persediaan 27.000 liter minyak goreng dan 22 ton gula.

Sementara itu, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa kehadiran Kios Pangan Awu merupakan bentuk kolaborasi pemerintah daerah bersama BULOG melalui TPID dalam menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Program ini merupakan wujud sinergi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Perum BULOG Cabang Tahuna untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” kata Bupati.

Bupati juga menyampaikan dua pesan penting kepada pengelola kios.

Pertama, keberadaan Kios Pangan Awu tidak boleh mengganggu aktivitas maupun persaingan usaha para pedagang di Pasar Towo’e.

Kedua, pasokan pangan harus selalu tersedia agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok setiap saat.

“Jangan sampai kios sudah ada, tetapi barangnya tidak tersedia. Ketersediaan stok harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Ia menjelaskan, tantangan sebagai daerah kepulauan membuat distribusi pangan di Sangihe sangat dipengaruhi kondisi cuaca, gelombang laut, hingga bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Karena itu, menjaga stok pangan tidak hanya berkaitan dengan pengendalian inflasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melindungi kebutuhan masyarakat dalam situasi darurat.

Di akhir sambutannya, Bupati mengapresiasi dukungan Perum BULOG, TPID, TNI-Polri, serta seluruh pihak yang terus bersinergi menjaga kelancaran distribusi pangan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Ia juga meminta TPID terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan stok agar langkah antisipasi dapat dilakukan sejak dini.

Kehadiran Kios Pangan Awu diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara pemerintah daerah dan BULOG dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas harga, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepulauan Sangihe. (Ivan)