SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mulai mempercepat transformasi birokrasi berbasis teknologi di Semester II Tahun Anggaran 2026.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan produktivitas ASN, penguatan pelayanan publik, hingga penerapan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam sistem kerja pemerintahan.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kepulauan Sangihe, saat memimpin Apel Kerja Bersama ASN di Lapangan Santiago, Rumah Jabatan Bupati, Selasa (7/7/2026).
Dalam arahannya, Michael meminta seluruh organisasi perangkat daerah bekerja lebih cepat, adaptif, dan terukur demi mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
Ia menilai tantangan pemerintahan saat ini membutuhkan birokrasi yang mampu bergerak dinamis, responsif terhadap perubahan, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pelayanan masyarakat.
“Setiap program harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bukan hanya selesai secara administrasi,” tegasnya.
Pada Semester II Tahun Anggaran 2026, Pemkab Sangihe menetapkan sejumlah prioritas penting, mulai dari penguatan evaluasi program kerja, pengembangan sumber daya manusia, reformasi birokrasi, hingga peningkatan kualitas pengawasan anggaran daerah.
Bupati juga meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia segera melakukan penyesuaian nomenklatur jabatan ASN agar sesuai dengan regulasi terbaru dan mendukung pembinaan karier pegawai yang lebih tertata.
Di bidang pengawasan, Inspektorat Daerah diminta menerapkan pendekatan berbasis hasil atau result based audit agar setiap penggunaan APBD benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang menjadi perhatian utama ialah percepatan digitalisasi pemerintahan daerah.
Untuk itu, Dinas Komunikasi dan Informatika diminta segera menyusun Master Plan Pemerintahan Digital Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai arah pembangunan sistem pemerintahan berbasis teknologi yang terintegrasi.
Tak hanya itu, seluruh ASN Pemkab Sangihe juga diwajibkan mengikuti webinar pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja aparatur.
Menurut Michael, penguasaan teknologi AI menjadi kebutuhan penting bagi ASN agar pelayanan publik semakin cepat, efektif, dan mampu menjawab perkembangan zaman.
Apel kerja bersama tersebut turut dihadiri Wakil Bupati , pejabat eselon II dan III, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. (Ivan)























