Mengasah Keterampilan, Merajut Solidaritas: KMPA Tansa Sulut Gelar Kelas Simpul Tali Temali

24
Pemateri Moh. Sandry Pontoh saat membagikan prakteknya dari kegunaan simpul. (ist)

MANADO – Simpul tali bukan sekadar ikatan. Kemampuan tali-temali penting untuk keselamatan saat pendakian, pelayaran, darurat, P3K, hingga survival di alam bebas.

Berangkat dari pentingnya itu, Kelompok Muda Pecinta Alam Tindakan Antusias Simpati Alam KMPA Tansa Sulut menggelar Class Simpul Tali Panjat di Sekretariat, Lingkungan VII Kelurahan Kairagi II, Mapanget, Kamis 2/7/2026.

Selain anggota Tansa, kegiatan ini undang 2 perwakilan dari setiap KPA, KPPA, GMPA, dan PPAB. Tujuannya merajut solidaritas antar komunitas pecinta alam Sulut.

Materi disampaikan Moh. Sandry Pontoh dan Cerdik dari Mapala Areca Vestiaria Fakultas Pertanian Unsrat.

“Saya ajarkan 4 jenis simpul: simpul delapan ujung tali, simpul delapan tengah tali, simpul nelayan, dan simpul pita,” kata Sandry.

Peserta juga praktik jerat pangkal, jerat pangkal ujung/tengah tali, Italian hitch, dan 3 jenis Prusik: klasik, auto block, Klemheist.

“Setelah ini peserta terus praktik biar nggak lupa. Perlengkapan sudah ada di Sekretariat Tansa,” harap Sandry. Ia usul ada kelas lanjutan dan sesi sharing.

Perwakilan KMPA Tansa Jhon Cornelius Malalantang apresiasi para pemateri.

“Simpul penting untuk climbing dan kegiatan alam. Semoga Sekretariat Tansa jadi laboratorium belajar bersama KPA, KPPA, PPAB, KPAB, Mapala,” ujarnya. (don)