JAKARTA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama PSI keliling Indonesia untuk membesarkan organisasi.
Di Lampung, 27 Juni 2026, Jokowi dikukuhkan “Baginda Pemuka Bangsa” oleh adat Lampung.
Ribuan massa tumpah ruah.
Ribuan simpatisan memadati lokasi, menandakan magnet elektoral Jokowi masih sangat kuat.
Aksi ini disebut untuk mengguncang tanah air dan membesarkan organisasi PSI menjelang konsolidasi politik nasional.
Agenda keliling Indonesia ini digencarkan PSI untuk memperluas basis massa, konsolidasi kader, dan membesarkan organisasi dari pusat sampai akar rumput.
Kehadiran Jokowi dalam setiap titik kunjungan PSI sukses menyedot perhatian publik dan membuat guncangan politik di tanah air.
PSI menargetkan momentum ini untuk memperkuat struktur partai dan menyiapkan mesin politik menghadapi agenda-agenda nasional ke depan.
Jokowi menyatakan, PSI membutuhkan mesin politik yang besar karena memiliki target besar.
PSI, katanya, tidak cukup hanya memiliki struktur organisasi di tingkat provinsi dan kabupaten/ kota. Struktur PSI harus hidup di akar rumput.
“Kalau diperlukan, saya harus datang, saya masih sanggup datang di provinsi-provinsi. Saya masih sanggup datang ke kabupaten dan kota, kalau perlu sampai ke kecamatan, saya sanggup,” kata Jokowi dikutip dari Antara.
Jokowi juga menyebutkan Indonesia punya 38 provinsi, 500 lebih kabupaten, kota dan 7.000 lebih kecamatan tersebar di seluruh Indonesia.
Untuk itu, diperlukan kerja keras seluruh kader untuk membangun dan memperkuat PSI di seluruh daerah. (*/red)























