Palapa Ring Diperbaiki, Internet Sangihe dan Sitaro Diprediksi Terganggu 6 Hari

41
Kepala Dinas Kominfo Sangihe, Ronald Lumiu, SH. (Foto : ist)

SANGIHE – Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro diminta bersiap menghadapi potensi gangguan layanan internet dan telepon selama beberapa hari ke depan.

Hal ini menyusul rencana perbaikan kabel serat optik bawah laut Palapa Ring Tengah segmen Tahuna–Melonguane yang mengalami gangguan partial cut atau kerusakan sebagian.

Perbaikan tersebut akan dilakukan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital melalui badan usaha pelaksana, PT Len Telekomunikasi Indonesia.

Informasi itu tertuang dalam surat resmi BAKTI bernomor 092/BAKTI.31/UM.01.01/05/2026 tertanggal 27 Mei 2026 yang ditujukan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Direktur Utama BAKTI, Fadhilah Mathar, menjelaskan bahwa pekerjaan perbaikan dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar sekaligus menjaga kualitas layanan telekomunikasi di wilayah kepulauan.

“Sehubungan dengan adanya partial cut kabel serat optik bawah laut atau submarine partial cut pada Palapa Ring Tengah segmen Tahuna–Melonguane milik BAKTI, maka akan dilakukan perbaikan partial cut pada segmen dimaksud,” demikian isi surat tersebut.

Kegiatan perbaikan dijadwalkan berlangsung sejak 27 Mei hingga 2 Juni 2026. Adapun proses restoration atau marine operation akan dilakukan pada 28 Mei sampai 2 Juni 2026.

Selama proses pekerjaan berlangsung, layanan Palapa Ring di wilayah Sangihe dan Sitaro diperkirakan akan mengalami gangguan bahkan terputus sementara selama kurang lebih enam hari.

BAKTI turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pemerintah daerah atas dampak yang ditimbulkan selama proses perbaikan berlangsung.

Mereka juga meminta dukungan dari pemerintah daerah serta aparat setempat agar pekerjaan berjalan aman dan lancar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sangihe, Ronald Lumiu, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan memahami bahwa langkah perbaikan ini dilakukan demi menjaga stabilitas jaringan internet ke depan.

“Kami menghimbau masyarakat tetap sabar karena ini merupakan proses perbaikan untuk menjamin kualitas jaringan internet ke depan, walaupun memang ada kendala terkait konektivitas data internet maupun telepon,” katanya. Rabu (27/5).

Menurut Lumiu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Telkomsel untuk menyiapkan langkah antisipasi selama proses pekerjaan berlangsung.

“Untuk saluran terakhir tetap ada. Dari awal kami sudah menyampaikan bahwa Telkomsel akan menyediakan jaringan komunikasi cadangan melalui radio-radio,” ujarnya.

Meski kualitas jaringan alternatif diperkirakan tidak akan sebaik koneksi utama Palapa Ring, operator telekomunikasi disebut tetap berupaya menjaga layanan komunikasi dasar agar masyarakat masih dapat terhubung.

“Memang kualitas jaringan tidak sebagus koneksi Palapa Ring, tetapi Telkomsel akan berupaya melakukan pengalihan jaringan agar komunikasi tetap berjalan,” tutup Lumiu.(Ivan)