MANADO – DANCOW Indonesia Cerdas Session 2 kembali digelar Nestlé Dancow.
Sulawesi Utara menjadi daerah kedua setelah event pertama diadakan di Lampung.
Kompetisi edukasi antarsekolah dasar (SD) ini berlangsung di Auditorium Sam Ratulangi, Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Sabtu (16/05/2026).
Ada 15 BPMP mendukung kegiatan DANCOW Indonesia Cerdas. Pasalnya, BPMP merupakan representasi Kemendikdasmen.
Kegiatan tersebut diikuti empat sekolah dasar, yakni SD Kristen Eben Haezer 02 Manado, SD Negeri 2 Manado, SD Kristen Eben Haezer 01 Manado, dan SD Inpres Kaiwatu.
Kepala BPMP Sulawesi Utara, Febry Dien mengakui kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Program Dancow Indonesia Cerdas mendukung mendukung mutu pendidikan di beberapa daerah,” ujar Febry Dien.
Lomba cerdas cermat ini tidak dilihat dari sisi akademis saja, tapi dilihat dari sisi non akademis juga agar anak-anak menjadi berkarakter.
Tahun lalu, ajang tersebut berhasil melahirkan juara nasional dari Manado. Namun, tahun ini persaingan akan semakin ketat karena diikuti peserta dari 15 provinsi di Indonesia.
“Pemenang tingkat provinsi nantinya akan mewakili daerah masing-masing ke tingkat nasional di Jakarta,” kata Dien.
Selain mendukung kegiatan kompetisi, BPMP Sulut juga berencana menggelar pelatihan pembelajaran mendalam yang mengedepankan metode edukatif dan interaktif bagi siswa.
Sementara itu, Area Sales Manager PT Nestlé Indonesia SulutGo, Roy Mahendra Naser, mengatakan program Dancow Indonesia Cerdas telah digelar sejak 2025 sebagai kompetisi pendidikan offline dan online terbesar untuk anak sekolah dasar.
“Tahun ini kompetisi diselenggarakan dalam skala lebih besar dengan melibatkan 200 ribu siswa dari 2.000 sekolah dasar di 40 kota dan 15 provinsi di Indonesia,” ungkap Roy Mahendra Naser.
Program ini menjadi platform pembelajaran interaktif bagi siswa untuk mengembangkan potensi, membangun rasa percaya diri, dan semangat berprestasi dengan dukungan gizi dari Dancow.
Ia juga mengapresiasi dukungan Kemendikdasmen dan BPMP Sulut yang dinilai menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan sektor swasta dalam pengembangan pendidikan dasar di Indonesia.
Brand Executive Dancow Fortigro PT Nestlé Indonesia, Valeska Marcia, menjelaskan program tersebut dibuat secara inklusif dengan melibatkan sekolah-sekolah dari berbagai daerah, termasuk wilayah yang sebelumnya belum banyak terjangkau program pendidikan nasional.
“Program ini dimulai sejak Januari 2026. Dari 2.000 sekolah yang diseleksi secara nasional, kini masuk tahap seleksi tingkat provinsi,” jelasnya.
Ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.
Hadir dalam kegiatan itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Manado, Lidwine Tombuku, Deputi Branch Manager Alfamart Wahyu, Area Sales Manager Sulawesi Utara dan Gorontalo PT. Nestle Indonesia, Roy Mahendra Naser, serta Brand Executive Dancow Fortigro PT Nestlé Indonesia, Valeska Marcia. (red)




















