
MANADO – Mahasiswa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) Yonatan Natanael Tampi mendapat pengakuan dari badan Pemerintah Amerika Serikat.
Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro itu diakui sebagai peneliti keamanan independen menyusul keberhasilan mengidentifikasi dan melaporkan kerentanan keamanan.
NASA mengakui sebagai upaya menerima penghargaan sebagai peneliti setelah mengikuti pedoman kebijakan pengungkapan kerentanan VDP NASA.
Kerentanan hasil penelitian mahasiswa Teknik Informatika itu dianggap membantu NASA melindungi integritas dan ketersediaan informasi.
Yonatan bisa menggali bakat untuk sesuatu yang positif setelah menerima beasiswa yang didanai Pemerintah.
Yonatan sendiri mengaku tertarik mengenai cyber sekuriti sejak SMK. Seiring waktu berjalan, proses belajarnya membuahkan hasil.
Penyedia layanan seperti situs NASA mendorongnya untuk masuk dan melaporkan adanya kerentanan.
Diketahui, penyedia layanan mengijinkan pengujian sistem. Namun itu bisa ditindak jika bersifat hacker.
“Nah, penyedia layanan NASA mengijinkan untuk diuji. Yonatan masuk dalam layanan yang tidak melanggar hukum,” terang Marson Budiman SST MT, Ketua Jurusan Teknik Elektro Polimdo.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Polimdo, Rudolf Estephanus Golioth Mait ST MT mengatakan, Yonatan salah satu mahasiswa yang berprestasi.
“Prestasinya membanggakan dengan potensi yang dimiliki,” kata Rudolf Mait.
Prestasi Yonatan Tampi bisa menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya yang berdampak baik.
“Mahasiswa lain bisa menjadi contoh prestasi agar diakui lembaga nasional maupun internasional,” tuntas Mait. (don)
eksternal link:



















