
MANADO – Mahasiswa semua jurusan lingkup Politeknik Negeri Manado (Polimdo) dibekali materi Google Asean.
Program ini bertujuan meningkatkan literasi AI bagi lebih dari 5,5 juta orang, termasuk pendidik dan pemuda, serta meluncurkan platform AI Class ASEAN yang menyediakan 70 modul interaktif.
Cooding Bee Academy diwakili dua pembicara untuk mengedukasi para mahasiswa di Ruang Teater, Gedung Kuliah Terpadu (GKT) Polimdo pada Jumat (8/05/2026).
Adalah Fathmayayuta F selaku Koordinator Kemitraan Strategis Coding Bee Academy dan Benareli Evan Wirasetya, Pimpinan Coding Bee Academy Manado sekaligus CEO Hive Edu.
Fathmayayuta mengatakan soal penting AI di era sekarang ini. Baik untuk memberikan manfaat atau menjadi musuh bagi pengguna AI.
“Perlu diketahui, penggunaan AI juga harus beretika. Jadi harus berhati-hati pula menggunakan AI,” ungkap Fathmayayuta.
Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra Mareyke Alelo MBA menyampaikan bahwa perkembangan AI saat ini mengalami kemajuan luar biasa dibanding beberapa tahun lalu ketika teknologi tersebut masih dianggap asing oleh banyak kalangan.
“Pada tahun 2016 pernah ada tamu dari Jepang yang mempresentasikan AI. Saat itu orang masih bertanya-tanya apa itu AI. Namun sekarang AI sudah sangat marak,” ujarnya.
Ia menilai mahasiswa patut memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar langsung dari para praktisi yang memiliki pengalaman di bidang teknologi digital dan pengembangan AI.
“Para mahasiswa harus bersyukur bisa menerima sharing. Cooding Bee Academy mau membagikan pengalaman dan bercakap-cakap sebagai seorang kakak kepada adik-adik mahasiswa,” katanya. (don)





















