
BITUNG – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara
melaunching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.
Penyaluran bagi 139 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) se-Sulawesi Utara dipusatkan di Gudang Bulog Paceda, Kota Bitung, Selasa (11/11/2025).
Ini menunjukkan kepedulian Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK) terhadap kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
Bantuan ini merupakan bagian dari program nasional dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, khususnya menghadapi periode akhir tahun.
Setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan untuk alokasi Oktober–November 2025.
Gubernur YSK menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara merata di seluruh kabupaten dan kota, termasuk wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis.
“Pemerintah memastikan seluruh bantuan pangan dapat diterima masyarakat sebelum Natal. Kita ingin setiap keluarga, termasuk di daerah terluar seperti Miangas, bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Gubernur juga menegaskan bahwa stok beras di wilayah Sulawesi Utara dalam kondisi aman hingga Maret 2026, sehingga kebutuhan masyarakat menjelang perayaan besar keagamaan dapat terpenuhi dengan baik.
Selain memastikan ketahanan pangan, Gubernur YSK juga menyampaikan bahwa tingkat inflasi di Sulawesi Utara kini berada di posisi tiga terendah secara nasional.
Hasil sinergi antara pemerintah daerah, Perum Bulog, pemerintah kabupaten/kota, serta dukungan TNI-Polri dan masyarakat.
Dengan bantuan pangan ini, kita berharap inflasi tetap terkendali, daya beli masyarakat meningkat, dan kita semua dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan penuh sukacita.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen dalam memperkuat ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Bumi Nyiur Melambai,” pungkas Gubernur Yulius Selvanus. (*/ben)






















