
SANGIHE – Infrastruktur penghubung vital antara Lindongan 3 dan Lindongan 4 di Kampung Dagho, Kecamatan Tamako, kini kembali difungsikan setelah diresmikan oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E MM pada Jumat (1/8/2025).
Jembatan yang diberi nama “Jembatan Pak Harto” itu merupakan hasil kerja kolektif masyarakat, menjadikannya simbol solidaritas dan gotong royong warga setempat.
Kapitalaung Kampung Dagho, Harto A. Kroma, dalam laporannya mengungkapkan latar belakang pembangunan jembatan ini. Ia menjelaskan bahwa jembatan sebelumnya rusak berat akibat bencana banjir pada tahun 2022, yang sempat memutus akses transportasi antar lindongan.
Kondisi tersebut mendesak perlunya pembangunan ulang demi kelancaran aktivitas warga, terutama untuk mendukung transportasi dan pergerakan ekonomi desa.
Menariknya, pembangunan jembatan ini dilakukan secara swadaya oleh warga Kampung Dagho.
Prosesnya berlangsung selama 26 kali kerja bakti setiap hari Sabtu, dimulai dari Februari hingga Juli 2025. Tahapan pembangunan meliputi pembersihan lokasi, pembangunan fondasi, konstruksi badan jembatan, hingga penyelesaian akhir.
Adapun total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp325 juta, dengan Rp175 juta berasal dari dana pribadi dan Rp150 juta dari swadaya masyarakat.
Bupati Michael Thungari menyampaikan rasa bangga serta apresiasi tinggi terhadap semangat dan kemandirian warga Kampung Dagho.
“Saya tidak menyangka jembatan ini dibangun dengan anggaran sebesar itu. Konstruksi bagian bawah tentu memakan biaya besar dan menjadi sangat vital untuk menghubungkan aliran sungai antara Lindongan 3 dan 4,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan-kegiatan berbasis partisipasi masyarakat seperti ini.
“Kecamatan Tamako, khususnya Kampung Dagho, memiliki peran vital dalam sektor perkebunan, pertanian, maupun kelautan. Maka kehadiran jembatan ini menjadi infrastruktur penunjang yang sangat penting,” tambah Bupati Thungari.
Selain itu, peresmian juga dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Sangihe dan Dandim 1301/Sangihe, yang turut memberikan dukungan serta apresiasi terhadap kekompakan antara masyarakat dan pemerintah kampung dalam membangun fasilitas yang sangat dibutuhkan ini. (IvAn)



















