Lady Elisabeth Penyintas Leukemia: Semua Kasih Karunia Tuhan

608
Lady Elisabeth Sebel. (ist)

MANADO – Lady Elisabeth Sebel, SKep, seorang penyintas kanker darah menceritakan pengalaman waktu sewaktu di diagnosa Kanker Darah atau Leukemia.

Leukemia merupakan kanker darah yang menyerang sel darah putih dan dapat menyebar ke organ lain jika tidak diobati.

Jika tidak ditangani, leukemia dapat menyebabkan komplikasi serius seperti infeksi berat. Pendarahan sulit dihentikan sehingga menyebabkan kerusakan organ yang semuanya dapat berujung pada kematian.

Ia menceritakan awal mula terkena penyakit kanker ini sekaligus membagikan testimoni.

“Saat diagnosa kurang lebih 12 tahun lalu. Waktu itu saya berumur 12 tahun di tahun 2014 dan berulang tahun yang ke 13,” ucapnya.

Katanya tidaklah mudah menjalani, dibutuhkan kesabaran serta tekun berdoa. “Saya menjalani pengobatan diruangan Pusat Kanker Anak Estella, RSUP Kandou,” tuturnya.

Selama kurang lebih 2 tahun dan kurang lebih 6 bulan, ia dirawat inap.

Selama menjalani kemoterapi rambutnya mengalami kebotakan.

Mulutnya penuh dengan sariawan dan luka. Sering mual dan muntah. Beberapa kali masuk ruangan isolasi karena daya tahan tubuh sangat menurun.

“Hingga beberapa kali jadwal kemo saya tertunda, saya sempat bertanya kepada para dokter yang merawatnya kenapa saya harus sakit seperti ini,” ujar Lady.

Para dokter menyampaikan karena ia anak pilihan Tuhan yang kuat makanya dipilih oleh Tuhan.

“Hingga saya masuk ke fase rawat jalan dan diakhir fase rawat jalan saya mengalami penurunan kesadaran selama kurang lebih 1 bulan. Setelah saya sadarkan diri saya tidak bisa berjalan dan harus menjalankan rehabilitas,” jelas Lady.

Dengan tekad yang kuat serta berkat Kasih Karunia Tuhan, Lady bisa ada seperti sekarang ini

Kini, Lady sudah dinyatakan sembuh total dan sekarang saya sementara mengikuti pendidikan profesi ners.

Diapun berterima kasih kepada seluruh dokter, khususnya dr Stefanus Gunawan, Prof Max Mantik, kepala ruangan Estella Ners Konda Tawalujan dan seluruh perawat diruangan estella.

“Sekarang saya sudah menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk kesembuhan,” ujar Lady sapaan akrabnya kepada Arenapost.id, Selasa (24/6/2025)

Setelah 12 tahun berlalu dan dinyatakan sembuh, Lady yang kini tercatat sebagai mahasiswa profesi Ners di Universitas Pembangunan Indonesia (UNPI) Manado angkatan XIII, berpesan agar masyarakat bisa mendeteksi dini kanker pada anak.

Pasien dengan kanker bisa disembuhkan asalkan bisa ditangani dengan cepat. Intinya, sangat penting deteksi dini kanker pada anak.

“Untuk orangtua juga adik-adik yang anaknya sementara dirawat tetap semangat, karena jika saya bisa sembuh pasti adik-adik di Estella juga bisa sembuh. Asalkan mengikuti prosedur kemoterapi dan minum obat dengan baik sesuai aturannya,” jelas Lady menutup diakhir wawancara sembari mengutip ayat Alkitab 1 Korintus 10:13.

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia”

“Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu”

“Pada waktu kamu dicobai, Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya” (ben)