Seminar Nasional PTUV ke-6 Polimdo Dorong Sinergi Pentahelix dan Kampus Hijau Berkelanjutan

341
Direktur, wakil Direktur dan pemateri pose bersama pada Seminar Nasional PTUV ke-6 Politeknik Negeri Manado di Auditorium Prof Ruddy Tenda, Jumat (12/6/2026). (foto: donny).

MANADO – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) menggelar Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi (PTUV) ke-6 pada Jumat, 12 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kolaborasi vokasi-industri sekaligus dorongan membangun ekosistem kampus hijau yang berkelanjutan.

Membuka seminar bertema Sinergi Pentahelix: Penguatan Kemitraan Vokasi-Industri dalam Mewujudkan Ekosistem Hijau yang Berkelanjutan, Maryke menegaskan perguruan tinggi dituntut terus mengimplementasikan indikator kemajuan pendidikan tinggi.

“Kalau ada masalah, berarti kita masih hidup. Yang penting bagaimana kita terus mencari solusi dan memperkuat diri,” ujar Maryke.

Ia mendorong mahasiswa membiasakan diri mengikuti seminar dan kegiatan akademik.

Menurutnya, ruang ilmiah seperti ini bisa membuka wawasan, memperluas relasi, dan melahirkan ide yang bisa dikembangkan jadi tulisan akademik maupun jurnal.

“Biasakan diri ikut seminar. Dari situ mahasiswa bisa memperoleh ide-ide yang nantinya dapat dituangkan dalam jurnal,” katanya.

Maryke juga meminta mahasiswa membuat laporan setelah mengikuti seminar sebagai bentuk refleksi.

Selain penguatan akademik, Maryke menyoroti budaya kampus sehat dan berkelanjutan.

Ia mengajak civitas akademika mendukung gerakan kampus hijau, mulai dari membiasakan penggunaan tumbler hingga mengurangi plastik sekali pakai.

Maryke juga tegas soal kedisiplinan. Penggunaan vape tidak dibenarkan di lingkungan kampus, dan mahasiswa pelanggar bisa dikenai sanksi hingga pencabutan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan perundungan atau bullying di Polimdo.

“Kampus hijau tidak hanya tentang lingkungan fisik, tapi juga suasana belajar yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Semua yang ada di Polimdo tidak diizinkan melakukan bullying. Kita ingin membangun ekosistem kampus yang hijau, sehat, dan saling mendukung,” tegasnya.

Melalui Seminar PTUV ke-6, Polimdo berharap terjadi sinergi pentahelix melibatkan perguruan tinggi, industri, pemerintah, masyarakat, dan media untuk mendorong politeknik memberi dampak nyata bagi masyarakat. (don)