Efisiensi APBD 2025: Gubernur Sulut Tekankan Penghematan Hingga 50 persen

253
Suasana Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Asistensi Efisiensi Belanja APBD 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (12/3/2025). (ist)

SANGIHE – Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari SE MM menghadiri Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Asistensi Efisiensi Belanja APBD 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (12/3/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE serta dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya dan seluruh bupati serta wali kota se-Sulawesi Utara.

Fokus pada Efisiensi Anggaran dan Pembangunan Prioritas

Dalam arahannya, Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa revisi APBD 2025 akan difokuskan pada:

– Penghematan anggaran hingga 50% untuk pos belanja yang tidak mendesak.

– Pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas ekonomi daerah.

– Peningkatan alokasi anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat.

Gubernur menekankan bahwa kebijakan ini harus dilakukan dengan tepat dan cermat agar tidak salah langkah, terutama dalam menentukan skala prioritas program-program yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

Sinergi Pusat dan Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Sementara itu, Wamendagri Bima Arya menyoroti pentingnya sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

“Keberhasilan pengelolaan anggaran tidak hanya bergantung pada efisiensi, tetapi juga pada bagaimana anggaran tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bima Arya.

Momentum Strategis dalam Pengelolaan Anggaran

Rakor ini menjadi kesempatan penting bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi, sekaligus mencari solusi bersama demi mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih efektif, efisien, dan transparan.

Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan APBD 2025 dapat benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.  (ivan)