MANADO – Lembaga Pemangku Adat Bantik Malalayang, Hinggilridang, Hintakinang, Hintalunang (HHH) menggelar Festival Seni Budaya Bantik pada Sabtu, 5 September 2026 di Pohon Kasih, Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara.
Festival ini sekaligus menjadi momen Peringatan 77 Tahun Gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi.
Tepat di hari gugurnya sang pahlawan, adat dan semangat patriotisme dipertemukan dalam satu panggung.
Acara puncak ini menampilkan berbagai mahakarya seni dan budaya Bantik, mulai dari Tarian Perang Bantik yang gagah, pertunjukan seni tradisional, hingga orasi patriotisme yang menggugah semangat kebangsaan.
“Festival ini luar biasa, Mahakarya seluruh rangkaian perjalanan budaya dan sejarah. Tepat di hari gugurnya sang pahlawan,” demikian salah seorang panitia HHH.
Peringatan ini bukan hanya selebrasi budaya, tetapi juga bentuk penghormatan kepada RW Mongisidi yang gugur pada 5 September 1949.
Melalui seni Bantik, nilai keberanian dan cinta tanah air diwariskan kepada generasi muda Sulut.
Lokasi Pohon Kasih Megamas dipilih karena menjadi ruang publik strategis di pusat Kota Manado, agar masyarakat luas bisa menyaksikan langsung kemegahan budaya Bantik.
Festival ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas budaya Sulut sekaligus menjaga api semangat kepahlawanan tetap menyala. (red)






















