Sulut Punya 20 Venue Padel, PBPI Target jadi Kekuatan Nasional

151
Suasana Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Provinsi Sulawesi Utara* di *Hotel Luwansa Manado, Jumat (28/8/2026). (foto ist)

MANADO – Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Provinsi Sulawesi Utara resmi dilantik dan dikukuhkan, Jumat (28/8/2026), di Hotel Luwansa Manado.

Dalam kepengurusan PBPI Sulut, Samuel Ray Dondokambey dipercaya sebagai Ketua, Juddy Saerang sebagai Sekretaris, dan Leidy Rompas sebagai Bendahara.

Ray dan kepengurusannya dilantik Wakil Ketua Umum PBPI Mochtar Sarman, mewakili Ketua Umum PBPI Galih Dimuntur Kartasasmita.

Prosesi tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara J. Victor Mailangkay, Anggota DPR RI Rio Dondokambey serta Anggota DPRD Provinsi Sulut Resa Waworuntu.

Ketua PBPI Sulut Samuel Ray Dondokambey mengatakan, pengukuhan tersebut menjadi awal dari tanggung jawab dan komitmen bersama untuk memajukan olahraga padel di Sulawesi Utara.

Menurutnya, Sulut memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam perkembangan padel di Indonesia.

“Ini menjadi tanggung jawab kami untuk bekerja keras menjadi wadah yang mempertemukan seluruh stakeholder, mulai dari atlet, pelatih sampai masyarakat,” ujar Samuel.

Potensi itu terlihat dari semakin bertumbuhnya fasilitas. Saat ini terdapat sekitar 18 venue di Kota Manado, 1 venue di Minahasa Utara dan 1 venue di Kota Bitung.

Ia menegaskan, PBPI Sulut akan fokus pada pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih serta penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem olahraga padel yang sehat sekaligus berorientasi pada prestasi.

PBPI Sulut sebelumnya sukses menggelar kejuaraan perdana Sulut Open Padel Tournament 2026 yang juga membuka kategori kelompok umur.

“Pembinaan sejak usia dini menjadi bagian penting dalam menyiapkan atlet-atlet potensial Sulawesi Utara,” katanya.

Ia juga berpesan kepada pengurus agar tidak memandang jabatan sebagai kehormatan semata.

“Jabatan ini bukan kehormatan, tetapi harus menjadi amanah. Mari kita jalankan ini dengan semangat. Kita percaya padel Sulut dapat tumbuh menjadi kekuatan olahraga nasional,” katanya.

Wakil Ketua Umum PBPI Mochtar Sarman menyampaikan optimisme.
“Saya percaya dengan semangat, energi dan komitmen, Sulut mampu membawa olahraga ini semakin berkembang,” ujar Mochtar.

Menurutnya, padel tidak boleh berhenti sebagai olahraga rekreasi, tetapi harus dikembangkan menjadi olahraga prestasi.

Wakil Gubernur Sulut J. Victor Mailangkay juga menyambut baik.

“Tantangan ke depan adalah membangun fasilitas, pembinaan yang terarah dan menyelenggarakan kompetisi yang berkesinambungan,” kata Victor.

Ia meminta PBPI Sulut segera menyusun program konkret serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah.

“Pemprov siap membuka ruang kolaborasi,” ujarnya. (don)