
JAKARTA – PLN Indonesia Power (PLN IP) terus memperkuat posisi di pasar internasional melalui layanan Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) yang kini digunakan oleh berbagai negara.
Pencapaian ini menjadi salah satu milestone transformasi perusahaan sekaligus menunjukkan bahwa keahlian teknis tenaga lokal mampu bersaing di level global.
Layanan MRO dijalankan oleh Unit Bisnis Pemeliharaan (UBH) dan PLN IP Services. Di tengah percepatan transisi energi, keandalan pembangkit menjadi kebutuhan utama agar suplai listrik tetap stabil, efisien, dan berkelanjutan.
Berbeda dari pemeliharaan umum, layanan MRO mencakup inspeksi mendalam, perbaikan komponen krusial, hingga pembaruan teknologi supaya pembangkit tetap optimal dan lebih ramah lingkungan.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, PLN IP berhasil memperluas layanan tidak hanya pada pembangkit dalam negeri tetapi juga ke pasar Asia dan Timur Tengah.
PLN IP memadukan kompetensi teknis, SDM bersertifikasi internasional, serta fasilitas peralatan modern untuk mendukung layanan pemeliharaan pembangkit listrik secara komprehensif.
Seluruh layanan dijalankan mengikuti standar 5 ON:
On Quality
On Cost
On Time
On Scope
On Safety
Pendekatan ini memastikan aset energi pelanggan tetap beroperasi maksimal dengan risiko minimal.
Pendekatan ini memastikan aset energi pelanggan tetap beroperasi maksimal dengan risiko minimal.
Ruang lingkup layanan MRO PLN IP meliputi:
Overhaul turbin dan generator
Low speed balancing
Rewinding & reinsulation rotor/stator
Remaining Life Assessment (RLA)
Retrofit, recovery, dan relokasi unit pembangkit
Testing and commissioning
Layanan tersebut dirancang untuk mendukung keandalan sistem pembangkit, memperpanjang usia aset, dan mendorong efisiensi operasional.
Kepercayaan global terhadap kemampuan teknis PLN IP tercermin dari sejumlah proyek yang sudah berjalan di luar negeri, di antaranya:
Malaysia: Supervisi mekanikal dan pelatihan mayor overhaul gas turbin
Vietnam: Technical advisor untuk inspeksi generator dan turbin di Nghi Son dan Hai Phong
Filipina: Low speed balancing di Bataan Power Plant
Kuwait: Operasional dan pemeliharaan sektor distribusi
Kamboja: Overhaul mesin Wartsila Diesel Engine
Singapura & China: Dukungan teknis dan ekspor komponen.
Dengan kapasitas MRO sebesar 22,8 GW, sembilan area layanan, dan lebih dari 860 proyek sejak 1996, UBH dan PLN IP Services menjadi pusat keahlian yang semakin diperhitungkan.
Mendukung Reputasi Indonesia di Sektor Energi Hijau
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyampaikan bahwa momentum ini menjadi pembuktian kemampuan teknis dari industri energi nasional.
“Layanan MRO kami kini dipercaya di tingkat internasional. Ini bukti kompetensi Indonesia mampu bersaing global. Kami bukan hanya menjaga keandalan pembangkit nasional, tetapi juga membawa keahlian Indonesia ke panggung dunia,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa ekspansi ini sejalan dengan Asta Cita untuk memperkuat daya saing nasional sekaligus mendukung energi yang lebih berkelanjutan. (*/ben)


















