Panen Cabe Desa Raanan Baru, Wabup Theodorus Kawatu: Pemerintah Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

280
Theodorus Kawatu ikut panen cabe kelompok tani taruna Lolombulan desa Raanan Baru, Kecamatan Motoling Barat, Kamis 15 Mei 2025. (dok)

AMURANG – Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu SIP menghadiri panen cabe kelompok tani taruna Lolombulan desa Raanan Baru, Kecamatan Motoling Barat, Kamis 15 Mei 2025.

Kawatu menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk terus mengupayakan dalam pengembangan sektor pertanian dan sektor perkebunan.

Sebagai sektor unggulan dalam mendorong pertumbuhan perekonomian daerah melalui berbagai program strategis dan program uuggulan dari pemerintah daerah salah-satunya gerakan “Marijo Batanam”.

Program ini telah dicanangkan dan dilaksanakan sejak tahun 2021 dan tahun 2025 sebagai Tahun Menanam Untuk Ketahanan Pangan.

“Program unggulan ini sejalan dengan program “Gema Tandan Desa” oleh pemerintah pusat sehingga pelaksanaan kegiatan saat Ini merupakan perwujudan dan aktualisasi dari berbagai program startegis tersebut,” ujar Wabup Theo Kawatu.

Secara umum 61,7% luas wilayah Kabupaten Minahasa Selatan merupakan areal pertanian dengan Luas Sebesar 89 Ribu 923 Hektar Serta Areal Perkebunan Dengan Luas Sebesar 46 Ribu 400 Koma 97 Hektar.

Berdasarkan data BPS Minahasa Selatan tahun 2024 luas panen dan produksi tanaman cabe rawit di Kabupaten Minahasa Selatan mengalami peningkatan yang cukup signifikan, diantaranya :

• luas panen di tahun 2022 yaitu 506 hektar naik menjadi 518,03 hektar di tahun 2023;
• Produksi tanaman cabe rawit di tahun 2022 yaitu 59 Ribu 427 kwintal naik menjadi 63 Ribu 172,33 kwintal di tahun 2023.

Hal tersebut juga dialami di Kecamatan Motoling Barat, antara lain :

• Luas panen tanaman cabe rawit di tahun 2025 yaitu 15,5 hektar dengan luas cabe yang sedang proses panen adalah 7 hektar dengan poduksi 7,7 ton untuk bulan April 2025. (*/ben)