
MANADO – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari menghadiri peresmian program revitalisasi satuan pendidikan se Sulawesi Utara yang dilaksanakan di TK Negeri 10 Manado pada Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan infrastruktur dan penguatan teknologi pembelajaran.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kebijakan prioritas kementerian saat ini berfokus pada dua aspek utama, yakni revitalisasi sarana dan prasarana sekolah serta percepatan digitalisasi pendidikan.
“Revitalisasi menjadi perhatian utama pemerintah. Tidak boleh ada sekolah dengan kondisi bangunan yang tidak layak, termasuk fasilitas dasar seperti ruang kelas dan sanitasi,” ujar Abdul Mu’ti, mengutip arahan Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Guru Nasional 2024.
Ia menjelaskan, capaian revitalisasi sekolah secara nasional pada tahun 2025 telah melampaui target awal.
Pemerintah pun menargetkan peningkatan signifikan pada 2026 agar semakin banyak sekolah yang mendapatkan perbaikan maupun pembangunan baru.
Untuk wilayah Sulawesi Utara, ratusan sekolah menjadi sasaran program revitalisasi, termasuk pembangunan unit sekolah baru.

Di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa, puluhan sekolah telah mendapatkan manfaat dari program tersebut.
Selain itu, pemerintah juga mendorong percepatan digitalisasi pendidikan melalui penyediaan perangkat pembelajaran modern seperti Interactive Flat Panel (IFP), guna mendukung proses belajar mengajar yang lebih interaktif.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Pemerintah menargetkan distribusi perangkat teknologi pendidikan ke sekolah-sekolah agar kualitas pembelajaran semakin meningkat,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap daerah, khususnya wilayah kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Sangihe memperoleh program revitalisasi untuk 10 satuan pendidikan yang terdiri dari 5 TK, 4 SD, dan 1 SMP.
“Ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah. Kami siap mendukung dan mengawal program ini agar berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar Michael Thungari.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah akan turut mendorong penerapan digitalisasi di sekolah-sekolah agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi pendidikan.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, program revitalisasi dan digitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara merata, termasuk di wilayah kepulauan seperti Sangihe. (Ivan)



















