Inspeksi Kendis, Gubernur Yulius Pastikan Pengelolaan Aset Berjalan Tertib dan Akuntabel

105
Gubernur Yulius Selvanus saat memeriksa kendaraan dinas pejabat eselon II (20/4) di halaman belakang Kantor Gubernur Sulut.(ist)

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen dalam menertibkan pengelolaan aset daerah kembali ditegaskan melalui inspeksi mendadak (sidak) kendaraan dinas pejabat eselon II.

Langkah tegas ini bukan sekadar pemeriksaan rutin, melainkan sinyal kuat bahwa penggunaan fasilitas negara harus disiplin, transparan, dan bertanggung jawab.

‎Sidak yang dipimpin langsung Gubernur Yulius Selvanus berlangsung, Senin (20/4) di halaman belakang Kantor Gubernur Sulut, dengan melibatkan seluruh pejabat eselon II bersama para pengurus barang.

‎‎Turut mendampingi, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, Pelaksana Harian Sekprov Denny Mangala, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Clay June Dondokambey.

‎‎Dalam sidak itu, gubernur melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap kendaraan dinas, mulai dari kondisi fisik, kelayakan operasional, kelengkapan dokumen hingga kesesuaian penggunaannya dengan jabatan.

Pemeriksaan ini sekaligus menjadi tolok ukur kedisiplinan aparatur dalam merawat dan memanfaatkan aset negara.

‎‎“Setiap kendaraan harus jelas statusnya, terdata dengan baik, dan benar-benar menunjang kinerja. Penggunaan di luar ketentuan tidak akan ditoleransi,” tegas Gubernur.

‎‎Dari hasil pengecekan, ditemukan sejumlah kendaraan dengan kondisi kurang optimal.

Temuan tersebut langsung didata untuk ditindaklanjuti, baik melalui perbaikan maupun penataan ulang penggunaan.

Sementara itu, perangkat daerah yang dinilai mampu menjaga kondisi kendaraan tetap prima mendapat apresiasi.

‎Gubernur Yulius juga menambahkan, sidak ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola barang milik daerah.

Data yang dihimpun akan menjadi dasar pembenahan administrasi serta penguatan sistem pengawasan ke depan.

‎‎“Ini langkah strategis untuk memastikan pengelolaan aset berjalan tertib dan akuntabel,” ujarnya.

‎Seluruh pejabat diwajibkan menghadirkan kendaraan dinas masing-masing dalam sidak tersebut, sementara pengurus barang bertugas memastikan kesesuaian antara data inventaris dan kondisi riil di lapangan.

‎Sementara itu, Kepala BKAD Clay June Dondokambey memastikan bahwa sidak serupa akan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memperbaiki manajemen aset daerah.

“Penguatan sistem pengawasan dan tertib administrasi menjadi kunci utama dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan dan aset pemerintah,” pungkasnya. (*/ben)