Gubernur Olly Bangga Dihadapan Ribuan Umat GPdI Sulut Saat Ibadah Perayaan Natal

301
Suasana perayaan Natal terpadu Jemaat GPdI se- Sulut yang digelar di PCG Pinilih Minahasa Utara. (ist)

MINUT – Lokasi Pantecostal Camping Ground di Area Pinilih-Klabat Kecamatan Dimembe, Minahasa Utara, Kamis (5/12/2024) dipenuhi ribuan umat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.

Terundang dalam kegiatan perayaan natal terpadu ini adalah Majelis Daerah, penghubung MD, Pimpinan SA/STA/STT, Komisi komisi daerah Majelis Majelis Wilayah, gembala -gembala Bersama ibu/bpk Rohani dan Seluruh jemaat GPdI.

Tema perayaan natal Yesus Kristus terpadu kali ini adalah Kasih yang mempersatukan yang terambil dari Kolose 3:14.

Terlihat sejak pagi hari Lokasi PCG Pinilih sudah mulai didatangi jemaat sementara terjadwal kegiatan nanti akan dimulai pkl 14.00 wita.

Sesuai jadwal, tepat Pkl. 14.00 wita ibadah pun dimulai dan dipandu Worship Leader Pdt. Argemiro Manimpurung.

Kedatangan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE disambut langsung Ketua Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara Pdt. Yvonne I. Awuy Lantu, dan Sekretaris Pdt. Hanny S.D Awuy, M.Th serta Panitia pelaksana Ketua Pdt. Prof. Dr. David P. E. Saerang, SE, MCom(Hons) dan sekretaris Pdt David Araro, M.Th serta pimpinan MD GPdI Sulut lainnya.

Dalam Khotbahnya, Ketua Umum Majelis Pusat Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pdt. Jhon Weol menyampaikan isi khotbah terkait tema Kasih yang mempersatukan sesuai ayat Firman Tuhan dalam Kolose 3:14.

Dikatakan Ketua MP bahwa Yesus telah membuktikan Dia adalah pembuat mujizat. Yesus tidak pernah berubah dahulu sekarang dan selamanya.

“Ada orang berkata Saya mengasihi engkau dengan kasih Allah, ini omong kosong sebab seorang pun tidak ada kasih yang seperti Yesus yang rela memberikan nyawanya utk sahabat sahabatnya. Yang sukar bagi kita adalah apakah kita mau korbankan harga diri kita, Yesus sendiri tidak mempertahankan statusnya sebagai pencipta alam semesta, Dia tinggalkan seluruh kemuliaan Sorga utk melayani kita,” ujar Pendeta Jhon Weol.

Ditambahkan Pdt. Jhon Weol bahwa kita yakni umat non Israel dahulunya sebelum diselamatkan Yesus melalui kematianNYA adalah orang berdosa.

“Sebelumnya Orang non Yahudi adalah orang yang berseteru dengan Allah, jauh dari kata dekat dengan Tuhan,” tmbah pendeta Weol.

Dalam kegiatan ini pula banyak sumbangan diterima MD GPdI Sulut, dalam penyampaian yang dipandu ketua MD Sulut Pdt. Yvonne Awuy Lantu telah masuk berbagai sumbangan untuk melanjutkan Pembangunan di area PCG Pinilih, termasuk didalamnya bantuan yang langsung diserahkan dari Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey sebesar 50 juta Rupiah.

Gubeernur Sulut Olly Dondokambey tak lupa menyampaikan ucapan selamat menyambut natal bagi umat GPdI di Sulawesi Utara.

“Warga GPdI patut bersyukur karena hasil dari pilkada lalu ada 2 warga GPdI yang sukses menjadi pemimpin daerah dan mereka hadir saat ini yakni Bupati Talaud Welly titah dan Brigjen Theo Kawatu yang terpilih sebagai Wakil Bupati Minahasa Selatan,” ucap Olly Dondokambey.

Diakui Gubernur Olly, Kemajuan Sulawesi Utara saat ini tidak lepas dari pengaruh dan dukungan warga GPdI yang ikut berperan aktif baik sebagai pejabat hingga sebagai warga Masyarakat yang taat.

Kegiatan diakhiri dengan ramah Tamah dan pemberian bantuan dari Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara untuk para gembala dan juga untuk para gembala sidang kecil yang memiliki jemaat dibawah 10 KK juga mendapat perhatian dari MD GPdI Sulut.

“Hal ini sangat baik perhatian MD GPdI Sulut untuk para gembala yang masih memiliki jemaat yang sedikit, hal ini sangat membantu, “ujar Pdt Hence Karamoy jurnalis yang juga seorang gembala sidang. (*/ben)