Dari Juara Peksimida hingga Gold Medalist Porseni, Priskila Surentu Buktikan Kualitas Lulusan Polimdo

188
Priskila Verentgita Surentu, S.Tr.M. (foto dok)

MANADO – Di balik seragam staf Humas Politeknik Negeri Manado (Polimdo), tersimpan sosok berprestasi yang pernah mengharumkan nama kampus di tingkat daerah hingga nasional.

Dia adalah Priskila Verentgita Surentu, S.Tr.M., jebolan Jurusan Administrasi Bisnis, Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Bisnis Polimdo.

Gelar S.Tr.M kini melekat dalam dunia kerjanya dan kehidupan sosial sehari-hari.

Perjalanan prestasinya terbilang gemilang. Pada tahun 2022, Priskila tercatat sebagai peserta Pekan Olahraga dan Seni (Porseni).

Di bulan selanjutnya mengikuti ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) antar perguruan tinggi se-Sulawesi Utara tahun 2022, dan berhasil meraih Juara 2.

Tak hanya di tingkat daerah, kiprahnya berlanjut ke panggung nasional. Priskila berhasil meraih prestasi tertinggi sebagai Juara 1 (Gold Medalist) Solo Song Pop Putri Politeknik se-Indonesia.

Kini, ia mengabdikan diri sebagai staf di Humas Polimdo, menjadi bukti nyata link and match lulusan vokasi yang tidak hanya unggul di akademik, tetapi juga berdaya saing.

Bagi Priskila, kunci sukses adalah konsistensi dan kerendahan hati. Ia berbagi motto hidup yang menjadi pegangannya.

“Jangan takut bermimpi besar, takutlah jika berhenti berusaha. Tetap rendah hati dalam pencapaian, teguh dalam iman, dan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah.”

Ia pun menitipkan pesan inspiratif bagi adik-adik mahasiswa Polimdo.

“Jadilah mahasiswa Polimdo yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga kuat dalam karakter dan integritas. Berani bermimpi besar, konsisten dalam berusaha, rendah hati dalam pencapaian,” pesan Verent sapaan akrabnya.

“Junjung tinggi nilai-nilai kebaikan. Raihlah prestasi, dan jadilah generasi yang membawa perubahan serta membanggakan almamater, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Kisah Priskila menjadi cerminan pesan Direktur Polimdo Dra. Mareyke Alelo, MBA pada Wisuda Gelombang dua (27/10/2026) tentang pentingnya personal branding yang positif, berakar pada autentisitas dan konsistensi. (don)