Bukan Akhir, Ini Pesan Bupati Thungari untuk 102 CPNS Sangihe Usai Latsar

122
Bupati Sangihe Michael Thungari menyerahkan penghargaan kepada peserta Latsar CPNS 2026. (Dok.ist)

MANADO – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe resmi menutup Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Badan Diklat BPSDM Provinsi Sulawesi Utara, Senin (10/8/2026).

Penutupan tersebut dihadiri langsung Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari.

Sebanyak 102 peserta dari 20 formasi jabatan mengikuti Latsar CPNS 2026. Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan, para peserta akan ditempatkan di berbagai perangkat daerah, termasuk wilayah kepulauan seperti Kecamatan Kepulauan Marore dan Nusa Tabukan.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa berakhirnya Latsar bukan berarti berakhirnya proses belajar.

Menurutnya, momentum tersebut justru menjadi awal bagi para CPNS untuk memasuki tahap pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Mulai hari ini, saudara tidak lagi dikenal sebagai peserta pelatihan, tetapi sebagai Aparatur Sipil Negara yang akan dinilai oleh masyarakat melalui integritas, kompetensi, dan kualitas pelayanan,” tegas Thungari.

Ia juga mengingatkan para ASN baru agar terus menerapkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, wawasan kebangsaan, serta hasil habituasi dan aktualisasi yang diperoleh selama mengikuti Latsar di lingkungan kerja masing-masing.

Bupati menekankan bahwa karakter geografis Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdiri atas 144 pulau membutuhkan ASN yang memiliki kesiapan untuk hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk di wilayah-wilayah kepulauan.

“Menjadi ASN di Sangihe berarti siap hadir untuk masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah kepulauan,” pesannya.

Sejalan dengan visi “Muda Berkarya, Wujudkan Sangihe Lebih Sejahtera dan Berbudaya”, Thungari juga mendorong para ASN baru untuk mengambil bagian dalam reformasi birokrasi dan transformasi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan.

Hal tersebut dinilai semakin relevan karena sebagian besar peserta Latsar memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi. Potensi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendorong pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, efektif, dan mudah diakses masyarakat.

Bupati meminta para ASN baru untuk senantiasa menjaga integritas, tidak berhenti belajar, membangun kolaborasi, serta memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari upaya menghadirkan perubahan dalam birokrasi Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Ia berharap para CPNS yang telah menyelesaikan Latsar dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Mengabdi bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe,” demikian pesan Bupati. (Ivan)