Polimdo Gelar Wisuda Program D3 dan Sarjana Terapan TA 2024/2025 Gelombang 1

479
Dra Maryke Alelo MBA. (ist)

MANADO – Perguruan Tinggi Negeri Politeknik Negeri Manado (PTN Polimdo) menggelar Sidang Senat Wisuda Program D3 dan Sarjana Terapan Tahun Ajaran 2024/2025.

Sidang senat untuk Gelombang 1 itu dilaksanakan di Ruang Auditorium Prof Ruddy Tenda, Senin (18/08).

Wakil Direktur Bidang Akademik Polimdo Dr Diane Tangian SH MSi menyampaikan, lulusan mahasiswa tahun 2024 sebanyak 17.531 orang.

Lulusan itu terdiri dari Program Diploma 1 sebanyak 29 orang. Program Diploma 3 sebanyak 1.302 orang.

Kemudian Program Sarjana Terapan sebanyak 6.592 orang.

Sedangkan jumlah peserta lulusan tahun 2025 sebanyak 185 orang.

Terdiri dari Diploma 3 sebanyak 53 orang, Sarjana Terapan 132 orang. Lulusan Polimdo gelombang 1 berjumlah 17.706 orang.

Polimdo bersyukur karena Program Studi (Prodi) Jalan dan Jembatan meraih akreditasi unggul.
Kemudian Prodi Teknik Mesin dan Perawatan juga meraih akreditasi unggul.

Ada pula Prodi Usaha Perjalanan Wisata tetap mempertahankan akreditasi status A.

“Jadi yang diwisuda ini adalah para unggulan,” kata Direktur Maryke Alelo.

Direktur juga mengaku bersyukur karena dari tahun ini dari seratusan Politeknik se Indonesia meraih 10 besar ranking webometriks.

“Setelah dinanti nantikan selama 3 sampai empat tahun akhirnya bisa memakai baju kebesaran Wisuda,” tuturnya.

Menurut Alelo, toga hitam yang dipakai para wisudawan adalah lambang elegansi

“Walaupun kita sudah berlajar, merencanakan dan mempersiapkan tapi di depan ada misteri yang kita tidak tahu,” imbuhnya.

Direktur memberikan pantun dihadapan para wisudawan.

“Jangan biarkan impianmu buyar, majulah biar pelan-pelan, bila masalahmu tidak ada jalan keluar, maka ayolah keluar jalan-jalan,” sebutnya.

Ia memberikan tips jika ada masalah jangan selalu resepnya melakukan bunuh diri. Karena di neraka tidak ada tips bagaimana caranya keluar dari neraka.

“Ini bagaimana orang mendapatkan pendidikan yang begitu tinggi tapi tidak bisa mengatasi masalahnya,” imbuhnya lagi.

Direktur Maryke pun mengimbau para lulusan untuk tetap menunjukkan kreatifitas yang membutuhkan banyak masukkan dan pemikiran.

“Semua dapat digunakan secara kreatif agar hal-hal baru dapat diubah,” pesan direktur.

“Kemenangan sebagai wisuda mengajarkan kita untuk mengatasi diri sendiri dari pergumulan serta pembelajaran yang ada dalam kehidupan,” imbuhnya. (don)