Peringatan Harkitnas ke-118 Panggilan untuk Terus Menyalakan Semangat Boedi Oetomo ‎

73
Upacara bendera berlangsung khidmat di halaman kantor, diikuti jajaran pegawai dengan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih. (ist)

MANADO– Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dilaksanakan di halaman Gedung Jantung CVBC RSUP Kandou, Rabu (20/05/2026).

‎Bertindak sebagai pemimpin upacara Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP(K) FIHA MARS MH.Kes yang diikuti seluruh civitas RSUP Kandou, mulai dari jajaran direksi, tenaga kesehatan, pegawai, hingga unsur manajemen rumah sakit.

‎Dalam kesempatan tersebut, Prof Starry Rampengan membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjaga semangat kebangkitan nasional di tengah tantangan era transformasi digital.

‎Dalam amanatnya disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum refleksi atas lahirnya Boedi Oetomo pada tahun 1908, yang menjadi tonggak kebangkitan kesadaran bangsa melalui perjuangan intelektual dan persatuan.

‎“Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” bunyi amanat Menteri yang dibacakan Dirut RSUP Kandou Starry Rampengan.

‎Tema Harkitnas tahun ini yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” juga menjadi penegasan pentingnya perlindungan generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.

‎‎Pemerintah, lanjut amanat tersebut, terus mendorong berbagai program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.

‎Selain itu, pemerintah juga memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS), termasuk pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.

‎Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 juga disebut sebagai ajakan untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta membangun bangsa melalui semangat persatuan dan kemandirian.

‎“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menyalakan semangat Boedi Oetomo dalam setiap lini kehidupan demi kemajuan bangsa,” demikian kutipan amanat tersebut.

‎Kegiatan ini Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou dr Yune Laukati MARS, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto SE AK MM. (ben)