Meyvo Rumengan Optimis Talenta Sulut Masuk Timnas Futsal U-17

25
Eka Sanjaya (kaos hijau) didampingi Ketua AFP Sulut Meyvo Rumengan. (ist)

MANADO – Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sulawesi Utara, Meyvo Rumengan, secara resmi membuka Seleksi Nasional (Seleknas) Timnas Futsal Indonesia U-17 yang diproyeksikan untuk berlaga di Spanyol.
‎
‎​Kegiatan yang berlangsung di GOR Vista Futsal Malalayang, Kota Manado, pada Senin (4/5/2026) ini diikuti oleh 59 peserta, yang terdiri dari 49 atlet laki-laki dan 10 atlet perempuan.

Mereka bersaing ketat di bawah pengawasan langsung tim pelatih nasional untuk masuk dalam program Talent Detection.
‎
‎‎Asa talenta muda Sulawesi Utara untuk menembus panggung futsal internasional mulai terbuka lebar.

‎​Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menugaskan asistennya, Eka Sanjaya, untuk memimpin langsung proses penjaringan bakat di Bumi Nyiur Melambai.
‎
Meyvo Rumengan menegaskan bahwa kehadiran seleksi nasional di Sulawesi Utara adalah kesempatan langka yang harus dimanfaatkan secara maksimal.
‎
‎​”Kami sangat bersyukur pusat memberikan kepercayaan kepada Sulawesi Utara. Hari ini seleksi dipimpin langsung oleh Coach Eka Sanjaya. Apapun hasilnya, kami serahkan sepenuhnya kepada tim pelatih. Kami menjamin proses ini murni teknis, tidak ada titip-titipan,” tegas Meyvo di hadapan para peserta.
‎
‎​Meyvo optimistis bahwa setidaknya akan ada perwakilan dari Sulawesi Utara yang mampu menembus pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

‎​”Target kami harus ada yang lolos. Untuk apa ada organisasi futsal di sini jika tidak bisa melahirkan pemain nasional? Paling tidak satu atau dua orang harus tembus,” ujarnya dengan nada kobar.
‎​
‎​Tak hanya sekadar mengejar tiket ke Spanyol, AFP Sulut juga menjadikan ajang ini sebagai momentum pemetaan atlet jangka panjang.

Meyvo menjelaskan bahwa seluruh peserta yang ikut hari ini akan masuk ke dalam database pemain untuk persiapan Pra PON dan PON tahun depan.
‎
‎​”Bagi yang belum beruntung ke nasional, data mereka tetap kami pegang untuk seleksi Pra PON dan PON. Jadi, perjuangan mereka hari ini sangat krusial untuk karier mereka ke depan,” tambahnya.
‎
‎​Atensi Pemerintah dan Kriteria Ketat
‎​Di sisi lain, Coach Eka Sanjaya mengungkapkan bahwa terpilihnya Sulawesi Utara sebagai lokasi seleksi tidak lepas dari dukungan penuh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, serta progresivitas kepengurusan baru AFP Sulut di bawah Meyvo Rumengan.
‎
‎​”Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, khususnya Bapak Gubernur. Berdasarkan pengalaman saya di level AFC, keberhasilan olahraga memang harus didukung penuh oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ujar Eka di sela-sela kegiatan seleksi.
‎
‎​Eka memberikan contoh nyata saat Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan AFC. Dukungan pemerintah pusat saat itu terbukti mampu membawa Indonesia keluar sebagai runner-up. Pola dukungan serupa kini ia rasakan di Sulawesi Utara.
‎
‎​”Saya datang bertemu Ketua AFP dan disambut dukungan langsung dari Pemerintah Daerah. Terima kasih Pak Gubernur telah memfasilitasi kegiatan ini, sehingga seleksi dapat berjalan dengan sangat baik,” tambahnya.
‎
‎Lebih lanjut, Eka memberikan apresiasi tinggi terhadap perubahan signifikan dalam internal organisasi futsal di Sulawesi Utara. Menurutnya, wajah baru AFP Sulut yang didominasi anak muda membawa energi positif bagi perkembangan prestasi daerah.
‎
‎​”Saat saya datang, saya melihat kepengurusan AFP di sini diisi oleh anak-anak muda. Mereka bekerja cepat dan memberikan gagasan-gagasan segar. Sejujurnya, selama ini Sulawesi Utara kurang terlihat aktif di kancah futsal nasional,” ungkap Eka secara blak-blakan.
‎
‎​Namun, ia optimistis dengan kepengurusan saat ini, Sulawesi Utara siap bersaing kembali.

‎​”Dengan semangat baru ini, kita bisa mulai aktif memberikan wadah bagi atlet muda melalui pelatihan, akademi, dan kompetisi. Ini adalah langkah awal yang sangat baik bagi masa depan futsal Sulut,” ungkapnya dengan nada optimistis. (*/ben)