Polimdo Gencar Kirim Mahasiswa Magang ke Luar Negeri

410
Ketua Program Studi D4 Perhotelan, Polimdo, Dimas Ero Permana. (ist)

MANADO – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) gencar mengutus mahasiswa mengikuti program magang di luar negeri.

Melalui Jurusan Pariwisata, khususnya D4 Perhotelan, mahasiswa tidak hanya mendapat teori di kelas, tetapi juga peluang magang internasional ke sejumlah negara maju seperti Jepang, China dan Taiwan.

Ketua Program Studi D4 Perhotelan, Dimas Ero Permana, SST.Par M.Par menjelaskan bahwa setiap negara memiliki durasi dan persyaratan berbeda untuk program magang.

“Kalau di China itu enam bulan, sedangkan Taiwan sampai setahun. Begitu juga Jepan setahun lamanya,” ungkap Dimas.

Ia menambahkan, mahasiswa yang ingin magang ke Taiwan wajib memiliki sertifikat TOEIC dengan skor tertentu sesuai standar Kementerian Pariwisata Taiwan.

Selain itu, kemampuan bahasa Inggris atau Mandarin juga menjadi nilai penting.

“Kalau di Taiwan, bahasa Mandarin tidak harus terlalu tinggi, tetapi bahasa Inggris harus memiliki level tertentu,” ujar Dimas.

Sementara itu, untuk Jepang, mahasiswa diwajibkan memiliki kemampuan dasar bahasa Jepang sebagai syarat utama.

Berbeda lagi dengan China, di mana penguasaan bahasa Mandarin menjadi keharusan karena sebagian besar wisatawan lokal tidak menggunakan bahasa Inggris.

Polimdo sendiri telah menyiapkan mahasiswa dengan pelatihan bahasa secara intensif, khususnya Mandarin, guna mendukung keberhasilan program magang di luar negeri.

Dalam waktu dekat, Polimdo akan memberangkatkan mahasiswa magang ke Taiwan selama satu tahun pada akhir Juni 2026.

Program ini menawarkan gaji magang yang cukup besar, yakni sekitar Rp16 juta per bulan.

Sementara itu, program magang ke China direncanakan berlangsung selama enam bulan dan dijadwalkan berangkat pada Mei 2026.

Program ini menjadi bukti bahwa kuliah di Polimdo, khususnya Jurusan Pariwisata, membuka peluang besar bagi generasi muda Sulawesi Utara untuk bersaing di kancah internasional. (don)