KONI Sangihe Resmi Dilantik, Era Baru Pembinaan Olahraga Dimulai

132
Pelantikan Pengurus KONI Sangihe 2025–2029 di Tahuna Beach Hotel Berlangsung Khidmat. (Dok.Ivan/Ap)

SANGIHE – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Sangihe periode 2025–2029 resmi dilantik pada Selasa (21/04/2026) di Tahuna Beach Hotel.

Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru dalam pengembangan dan pembinaan olahraga di daerah tersebut.

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Sekretaris KONI Provinsi Sulawesi Utara yang mewakili Ketua Umum KONI Sulut, Brigjen TNI (Purn) B. Jerry Waleleng, yang mengikuti kegiatan secara daring.

Sejumlah unsur penting turut hadir, mulai dari pimpinan DPRD, Forkopimda, insan olahraga, hingga awak media.

Dalam sambutan yang mewakili Bupati Kepulauan Sangihe, Sekretaris Daerah Melancthon Wolff menekankan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.

Tidak hanya dari sisi kesehatan, tetapi juga dalam membentuk karakter, disiplin, sportivitas dan semangat persatuan.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Michael Vanggar yang belum dapat hadir karena tugas di luar daerah, sekaligus menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus KONI yang baru dilantik.

Menurut Wolff, KONI memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Karena itu, ia berharap kepengurusan baru dapat bekerja profesional, menyusun program yang terarah, serta memperkuat pembinaan atlet usia dini.

“Sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong kemajuan olahraga secara menyeluruh,” ujarnya.

Komitmen pemerintah daerah dalam mendukung olahraga juga ditunjukkan melalui penyediaan fasilitas, seperti GOR Mumbara yang telah dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.

Selain itu, suksesnya pelaksanaan Open Turnamen Tinju Amatir yang diikuti sekitar 300 atlet dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa Sangihe mampu menjadi tuan rumah event besar sekaligus daerah pembinaan atlet yang mulai diperhitungkan.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kepulauan Sangihe yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati, Tendris Bulahari, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal untuk membangun olahraga yang lebih tertata, profesional, dan berdaya saing.

Ia mengakui adanya keterbatasan anggaran, namun tetap optimistis dengan kekompakan pengurus dan dukungan masyarakat, berbagai tantangan dapat diatasi.

“KONI harus menjadi rumah besar bagi seluruh cabang olahraga. Dengan kebersamaan, prestasi pasti bisa diraih,” tegasnya.

Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk mendorong kebangkitan olahraga di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dengan kolaborasi yang kuat dan komitmen bersama, KONI periode 2025–2029 diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi dan mengharumkan nama daerah di level yang lebih tinggi. (Ivan)