Gubernur YSK Ajak ASN Ukir Tinta Emas Prestasi Sulut

119
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) memimpin apel diikuti seluruh jajaran ASN serta pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). (ist)

MANADO – ‎Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengawali tahun kerja 2026 dengan menggelar apel perdana di halaman Kantor Gubernur Sulut, Senin 5 Januari 2026.

‎Apel tersebut dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan diikuti oleh seluruh jajaran ASN serta pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

‎Dalam apel perdana ini, Gubernur YSK melakukan pengabsenan secara langsung terhadap seluruh SKPD.

‎Satu per satu kepala perangkat daerah diminta melaporkan jumlah ASN di instansinya, termasuk jumlah yang hadir, tidak hadir, serta alasan ketidakhadiran.

‎Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penegasan disiplin dan komitmen kerja di awal tahun.

‎Pada arahannya, Gubernur YSK mengajak seluruh ASN menjadikan tahun 2026 sebagai lembaran baru penuh prestasi.

Ia mengibaratkan tahun kerja 2026 sebagai sebuah buku baru yang harus diisi dengan ‘tinta emas’.

‎“Ini pertama kali kita bekerja di 2026. Saya ingin mengajak kita semua membuka buku yang baru dan mengisinya dengan tinta emas. Lembar demi lembar harus kita isi dengan prestasi,” tegas Gubernur.

‎Gubernur menegaskan bahwa tahun 2025 telah ditinggalkan dan di tahun 2026 seluruh ASN harus fokus sebagai pengabdi masyarakat dan pengabdi negara.

‎Ia meminta seluruh jajaran bekerja seirama dalam satu komando demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sulawesi Utara.

‎“Saya pemimpinmu, ikuti saya. Jangan belok-belok lagi. Kalau di 2025 masih bercabang, di 2026 ini harus seirama, seiya sekata. Pelayanan kepada masyarakat adalah nomor satu,” ujarnya tegas.

‎YSK juga menekankan pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing ASN, serta koordinasi yang baik antar-SKPD.

Patuh terhadap arahan pimpinan maupun regulasi dari kementerian.

“Saya tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan masyarakat terhadap buruknya pelayanan publik,” imbuhnya.

‎Selain itu, Gubernur mengingatkan ASN agar memanfaatkan kekayaan sumber daya alam Sulawesi Utara untuk kesejahteraan masyarakat, serta meninggalkan kebiasaan bekerja setengah hati.

‎“Yang loyo-loyo, yang nongkrong di rumah kopi, jangan ada lagi. ASN itu berkarier ke depan. Kenaikan pangkat dan jabatan adalah buah dari kerja keras,” tandasnya.

‎Di akhir arahannya, Gubernur YSK mengajak seluruh ASN menjadi teladan di tengah masyarakat dan bersama-sama membangun Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, sehat, berpendidikan, serta memiliki sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat internasional.

‎“Prestasi 2025 kita pertahankan dan tingkatkan. Yang belum, segera berbenah. Saya optimis 2026 ini akan kita ukir dengan tinta emas dan membawa banyak berkat bagi kita dan keluarga,” pungkas Gubernur. (*/ben)