
MANADO – Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Prof. Dr. Roike Iwan Montolalu, S.Pi., M.Sc., resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor (Balonrek) Unsrat periode 2026–2030, Selasa (3/11/2026).
Keikutsertaan Montolalu membawa rekam pengalaman pengelolaan perguruan tinggi selama lebih dari satu dasawarsa, dari tingkat program studi hingga rektorat.
Pendaftaran bakal calon Rektor Unsrat dibuka pada 2–6 November 2026. Proses ini merupakan bagian dari tahapan pemilihan rektor yang ditetapkan Senat Unsrat untuk masa jabatan 2026–2030.
Berawal dari Kepemimpinan Program Studi
Perjalanan kepemimpinan Montolalu dimulai ketika dipercaya menjadi Ketua Program Studi Teknologi Hasil Perikanan FPIK pada 2010–2014, dilanjutkan sebagai Koordinator Program Studi Teknologi Hasil Perikanan pada 2014–2018.
Selama delapan tahun, ia terlibat langsung dalam pengelolaan kurikulum, kegiatan pembelajaran, pengembangan kompetensi dosen, pengelolaan laboratorium, serta penjaminan mutu. Pada periode tersebut, Prodi Teknologi Hasil Perikanan memperoleh peringkat akreditasi A.
Pada 2014, Montolalu juga memperoleh penghargaan sebagai Koordinator Program Studi Berprestasi Peringkat I tingkat Unsrat.
Empat Tahun Mengelola Penelitian di LPPM
Pada 2018, Montolalu mendapat penugasan sebagai Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsrat hingga 2022.
Sebagai Sekretaris LPPM, ia terlibat dalam koordinasi kegiatan penelitian dan pengabdian lintas fakultas, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, pengembangan inovasi, serta penguatan kerja sama penelitian.
Dipercaya Memimpin FPIK
Tahap berikutnya berlangsung pada Februari 2022. Melalui mekanisme pemilihan yang dilaksanakan Senat FPIK pada 17 Februari 2022, Montolalu terpilih sebagai Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unsrat periode 2022–2026. Ia menjalankan tugas sebagai dekan hingga 2024, sebelum memperoleh penugasan di tingkat rektorat.
Menangani Keuangan dan Umum Universitas
Pada 2024, Montolalu memperoleh kepercayaan sebagai Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsrat yang kemudian menggunakan nomenklatur Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum.
Dalam posisi itu, tanggung jawabnya berkaitan dengan pengelolaan sumber daya universitas, meliputi keuangan, aset, SDM, serta dukungan layanan administrasi. Unsrat merupakan perguruan tinggi negeri dengan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU) yang menuntut prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap ketentuan keuangan negara.
Aktif Memimpin Organisasi Profesi Pangan dan Perikanan
Di luar kampus, Montolalu aktif sebagai Koordinator Wilayah Sulawesi Utara Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI) dan Ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) Cabang Manado. Kedua organisasi menjadi ruang kerja sama memperluas hubungan antara akademisi, peneliti, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Doktor Lulusan Jepang dan Guru Besar
Montolalu memiliki latar belakang keilmuan teknologi hasil perikanan. Sarjana diselesaikan di Unsrat pada 1997, magister di Tokyo University of Marine Science and Technology, Jepang dalam bidang Food Science and Technology pada 2007, dan doktor dalam bidang Applied Marine Bioscience pada 2010 di universitas yang sama.
Pengalaman penelitiannya mencakup visiting research di Jepang melalui Japan Society for the Promotion of Science pada 2000 dan 2003, serta penelitian internasional lainnya pada 2015 dan 2017.
Pada 2024, ia memperoleh jabatan akademik Guru Besar Bidang Pengolahan Hasil Laut. Pengukuhan profesor berlangsung pada 16 Januari 2025 dengan orasi ilmiah berjudul “Dari Laut ke Meja Makan: Inovasi Pengolahan Hasil Laut untuk Mendukung Program Pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG)”.
Bidang penelitiannya mencakup teknologi pengolahan ikan, karagenan rumput laut, gelatin dan kolagen hasil perikanan, pengembangan pangan fungsional, serta inovasi material kemasan pangan. Berdasarkan profil SINTA Kemdiktisaintek, ia tercatat memiliki 23 publikasi terindeks Scopus dengan h-index 6.
Berpengalaman dalam Penjaminan Mutu
Montolalu juga memiliki rekam penugasan sebagai Asesor BAN-PT sejak 2015, Asesor LAM Teknik sejak 2022, dan Asesor LAM-PTIP sejak 2025. Pada April 2026, ia menjadi anggota tim asesor dalam asesmen lapangan Prodi Pengelolaan Pelabuhan Perikanan di Politeknik Pertanian Negeri Pangkep.
Di Unsrat, ia tercatat sebagai anggota Tim Penyusun Akreditasi Institusi pada 2015–2017. Pada Desember 2017, Unsrat memperoleh peringkat akreditasi A dengan nilai 367 dari BAN-PT. Pada 2021, ia kembali terlibat dalam Tim Penyusun ISK sehingga Unsrat memperoleh peringkat akreditasi Unggul.
Menanti Visi dan Misi
Pendaftaran Montolalu merupakan tahap awal. Panitia selanjutnya akan melaksanakan pemeriksaan dan verifikasi administrasi sebelum hasil penjaringan ditetapkan pada 24 November 2026. Tahapan penyampaian visi, misi, dan program kerja dijadwalkan pada 25 November 2026, dan pemilihan rektor pada 18 Desember 2026.
Unsrat menghadapi berbagai tantangan, antara lain peningkatan mutu akademik, produktivitas penelitian, penguatan kerja sama nasional dan internasional, pengembangan SDM, serta pengelolaan keuangan dan aset yang akuntabel. Pengalaman Montolalu di empat tingkatan pengelolaan — prodi, LPPM, fakultas, dan rektorat — menjadi bagian dari rekam jejak yang dapat diperiksa.
Namun, panjangnya pengalaman tidak dengan sendirinya menentukan hasil pemilihan. Tahapan berikutnya akan menjadi ruang untuk menilai bagaimana pengalaman akademik, manajerial, dan organisasi Prof. Roike Iwan Montolalu diterjemahkan menjadi visi serta program kerja yang konkret bagi pengembangan Unsrat periode 2026–2030. (don)



















