Presiden Prabowo Bahas Rekrutan Suku Dayak Pedalaman sebagai Prajurit TNI

8
Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan dengan Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan beserta jajaran menteri di Kediaman Hambalang, Sabtu (29/8/2026). (ist)

HAMBALANG – Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan beserta sejumlah menteri di Kediaman Hambalang, Sabtu (29/8/2026) sore hingga malam.

Turut hadir Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, Menteri Sekretaris Negara, dan Sekretaris Kabinet.

Tiga isu utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo meminta perkembangan terkait beberapa hal strategis:

1. Penyesuaian syarat perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI.

2. Penanganan sejumlah bencana, meliputi pasca Gempa Bumi di Flores, Erupsi Gunung Merapi, serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia khususnya Kalimantan dan Sumatera.

3. Edukasi pencegahan Karhutla. Presiden meminta para Babinsa di desa memberikan edukasi kepada warga terkait bahaya pembakaran hutan.

“Untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama,” demikian penekanan Presiden dalam arahan tersebut.

Pertemuan di Hambalang ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sinergi TNI dan kementerian dalam merespons isu pertahanan, kebencanaan, serta pemberdayaan masyarakat adat. (red)