
MINSEL – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, SH menggelar pertemuan dengan para calon mahasiswa penerima Beasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Manado (UNIMA).
Pertemuan strategis ini dilaksanakan di Kantor Bupati Minahasa Selatan, Jumat (12/06).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor kesehatan.
Program beasiswa ini dirancang tidak hanya untuk meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang guna memastikan ketersediaan tenaga medis profesional yang siap mengabdi di wilayah Minahasa Selatan.
Program Beasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Manado (UNIMA) merupakan bentuk kerja sama antara Universitas Negeri Manado dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang ditujukan bagi calon mahasiswa Fakultas Kedokteran.
Dalam proses pendaftaran, calon mahasiswa menyerahkan berkas persyaratan melalui sekolah asal (SMA).
Selanjutnya, berkas tersebut diteruskan kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara untuk dilakukan verifikasi awal serta pemberian rekomendasi.
Pada tahap berikutnya, berkas yang telah diverifikasi disampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten untuk ditelaah sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan hasil verifikasi dan kesesuaian dokumen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kemudian mengusulkan nama calon penerima beasiswa kepada Bupati guna penerbitan surat rekomendasi sebagai salah satu persyaratan dalam proses seleksi program beasiswa tersebut.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan telah memberikan rekomendasi kepada 11 calon mahasiswa pada Tahap I Program Beasiswa Fakultas Kedokteran, namun belum ada yang mencapai passing grade.
Oleh karena itu, dibuka Tahap II dengan jumlah calon mahasiswa yang direkomendasikan sebanyak 29 orang (per 11 Juni 2026 pukul 09.00 WITA).
Selanjutnya, proses seleksi akan dilaksanakan oleh UNIMA dan Universitas Brawijaya untuk menentukan tiga calon mahasiswa yang akan memperoleh pembiayaan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan.
Surat rekomendasi Bupati menjadi salah satu syarat untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Dalam upaya menjaring putra-putri terbaik daerah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan membuka pendaftaran program beasiswa ini secara luas.
Proses seleksi dan pemberian rekomendasi dilakukan secara ketat dengan mengacu pada kelengkapan serta kesesuaian administrasi.
Langkah strategis ini diharapkan menjadi solusi atas kekurangan tenaga medis sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu, SH MSi. Drs. Benny Lumingkewas, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Sosial, Arthur Donald Tumipa MEd.
Hadir pula Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. James Tombokan, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah serta para calon mahasiswa penerima Beasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Manado (UNIMA). (*/red)



















