Setahun Leader, YSK Victory Catat Hasil Positif Sejumlah Sektor

126
Istimewa

MANADO – Kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay genap satu tahun.

‎Momentum tersebut diperingati dalam kegiatan syukuran di Gedung Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Kamis (5/3/2026).

‎Satu tahun bukan waktu yang panjang dalam ukuran pembangunan. Namun dalam kepemimpinan, satu tahun adalah fondasi arah ke mana daerah ini dibawa.

Seberapa kuat pijakannya dan seberapa jelas harapan yang ditawarkan kepada rakyat.

‎Di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara, perjalanan tahun pertama ini terasa sebagai tahun konsolidasi dan percepatan.

Banyak kerja dilakukan bukan hanya untuk terlihat, tetapi untuk memperbaiki sistem yang menopang pembangunan jangka panjang.

‎Berbagai capaian pembangunan di Provinsi Sulawesi Utara mulai menunjukkan hasil positif di sejumlah sektor strategis

‎Stabilitas Ekonomi dan Pengendalian Inflasi:
‎Di tengah dinamika harga pangan nasional, Sulawesi Utara relatif mampu menjaga stabilitas, terutama pada komoditas strategis seperti beras dan ikan.

‎Langkah penguatan TPID, operasi pasar dan koordinasi distribusi pangan menunjukkan bahwa pemerintah daerah hadir saat masyarakat membutuhkan kepastian harga.

‎Yang terasa bukan hanya angka statistik, tetapi rasa aman masyarakat ketika berbelanja kebutuhan pokok.

‎Penguatan Sektor Kelautan dan Perikanan:
‎Sebagai daerah maritim, Sulut menegaskan kembali identitasnya.

Penguatan hilirisasi perikanan, dukungan kepada nelayan dan dorongan ekspor menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah.

‎Nelayan kecil mulai merasakan perhatian lebih melalui program bantuan yang lebih terarah dan penguatan akses pasar.

Pesan yang ingin ditegaskan jelas: laut bukan hanya warisan, tetapi masa depan ekonomi Sulut.

‎Hilirisasi dan Investasi:
Tahun pertama ini juga ditandai dengan konsistensi membuka ruang investasi yang sehat dan terukur.

Pendekatan yang diambil bukan sekadar mengejar angka investasi, tetapi memastikan dampaknya nyata: lapangan kerja, perputaran ekonomi lokal dan penguatan UMKM.

‎Pelabuhan Bitung dan kawasan strategis pariwisata seperti Likupang semakin diposisikan sebagai simpul pertumbuhan baru.

‎Transformasi Digital dan Tata Kelola:
‎Upaya memperkuat sistem pemerintahan berbasis digital mulai terlihat.

Integrasi layanan publik, penguatan sistem informasi, dan dorongan keterbukaan data menjadi bagian dari reformasi birokrasi.

‎Pemerintah menyadari bahwa pelayanan yang cepat dan transparan bukan lagi pilihan, tetapi tuntutan zaman.

‎Pembangunan Sosial dan Harmoni:
‎Sulut dikenal sebagai daerah yang rukun dalam keberagaman.

Dalam satu tahun ini, stabilitas sosial tetap terjaga.

Pemerintah hadir dalam ruang-ruang dialog, menjaga komunikasi lintas agama dan adat, serta memastikan pembangunan tidak meninggalkan kelompok rentan dan pemuda sebagai pilar utama konstruksi negara yang diperkuat dengan olahraga yang membumi.

Ingatlah bahwa olahraga dan pemuda adalah ornamen penting dalam tatanan pembangunan daerah serta memperkuat Persatuan dan kesatuan serta harmoni yang tetap menjadi kekuatan utama.

‎Fondasi Jangka Panjang:
‎Tahun pertama sering kali bukan tentang hasil besar yang spektakuler, melainkan tentang meletakkan pondasi yang kokoh:

‎Karena itu perlu Konsolidasi internal birokrasi, Penyelarasan program dengan RPJMD, Penguatan koordinasi kabupaten/kota, disiplin fiskal dan prioritas belanja.

‎Semua ini mungkin tidak selalu terlihat di permukaan, tetapi menentukan keberhasilan tahun-tahun berikutnya.

‎Sebuah catatan Reflektif, bahwa Setiap kepemimpinan tentu memiliki tantangan.

‎Masih ada pekerjaan rumah: pemerataan ekonomi, peningkatan produktivitas pertanian, penguatan industri hilir, serta perluasan lapangan kerja berkualitas.

‎Namun satu tahun ini memberi pesan bahwa arah sudah ditetapkan: Sulawesi Utara yang stabil, produktif, dan terbuka pada masa depan.

‎Bagi masyarakat, refleksi ini sederhana:
‎Jika harga lebih terkendali, pelayanan makin cepat, nelayan dan petani makin diperhatikan.

Adanya investasi membuka peluang kerja, maka pembangunan sedang bergerak di jalur yang benar. ‎(*/ben)