Keluarga Berkualitas, Fondasi Sulawesi Utara Maju

105
Christodharma Sondakh. (dok)

MANADO – Membangun daerah tidak hanya dimulai dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.

Ia dimulai dari rumah. Dari keluarga. Dari keputusan yang direncanakan dengan bijak.

Program Keluarga Berencana bukan sekadar layanan kesehatan.

“Ini adalah ikhtiar bersama untuk memastikan setiap anak lahir dalam kesiapan, tumbuh dalam kasih sayang dan berkembang dengan akses pendidikan serta kesehatan yang optimal,” kata Kadissukcapil dan KB Sulut, Christodharma Sondakh, Selasa.

Berbagai pilihan metode kontrasepsi tersedia untuk membantu masyarakat merencanakan keluarga secara aman dan bertanggung jawab:

1. IUD – Perlindungan jangka panjang hingga 10 tahun

2. Implan – Efektif hingga 3 tahun

3. Suntik – Fleksibel setiap 1 atau 3 bulan

4. Pil – Perlindungan optimal dengan konsumsi rutin

5. Kondom – Mencegah kehamilan dan infeksi menular seksual

6. Sterilisasi – Pilihan permanen bagi pasangan yang telah mantap.

Setiap keluarga berhak mendapatkan informasi yang benar, akses yang mudah, dan pelayanan yang berkualitas.

“Melalui penguatan program Kependudukan dan Keluarga Berencana, kita sedang menyiapkan generasi Sulawesi Utara yang lebih sehat, lebih cerdas dan lebih sejahtera,” tutur Sondakh.

“Mari berkonsultasi dengan tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan terdekat,” imbuhnya.

Katanya lagi, keluarga yang direncanakan dengan baik adalah investasi terbaik untuk masa depan daerah.

“Ayo bersama mewujudkan keluarga berkualitas menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan. (ben)