SANGIHE – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe di bawah kepemimpinan Bupati Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari terus menunjukkan komitmen meningkatkan kualitas hidup lanjut usia melalui program Sekolah Lansia.
Kegiatan ini digelar di Jemaat GMIST Immanuel Tahuna, Jemaat Banalang Duata, dan Jemaat Bethlehem Tahuna.
Dalam sambutannya di Jemaat GMIST Immanuel Tahuna, Jumat (13/02/2026), Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas semangat para oma dan opa yang mengikuti program tersebut.
Ia menegaskan, generasi saat ini menikmati hasil perjuangan para orang tua yang telah membangun daerah hingga seperti sekarang.
“Atas nama generasi sekarang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan. Daerah ini ada sampai hari ini karena kontribusi bapak ibu sekalian,” ujar Thungari.
Ia menekankan, Sekolah Lansia bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari pelayanan publik pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial, derajat kesehatan, serta memperkuat ketahanan keluarga.
Program ini juga dinilai berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan layanan sosial yang lebih inklusif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, angka harapan hidup di Kabupaten Kepulauan Sangihe mencapai 69,7 tahun untuk laki-laki dan 73,2 tahun untuk perempuan.
Menurut Bupati, tingginya partisipasi perempuan dalam program ini mencerminkan semangat dan keaktifan lansia perempuan di daerah tersebut.
Prosesi wisuda pun berlangsung khidmat dan meriah, lengkap dengan toga, medali, dan ijazah layaknya wisuda formal.
“Kalau mau cari rasa waktu torang wisuda dulu, rasanya sama. Yang beda hanya lama sekolahnya,” katanya disambut senyum para peserta.
Bupati juga mengingatkan agar para lansia tetap aktif dan produktif tanpa merasa menjadi beban keluarga.
Ia menegaskan bahwa merawat orang tua adalah anugerah, bukan beban, karena tidak semua anak mendapat kesempatan tersebut.
Sebanyak 47 lansia resmi diwisuda dalam kegiatan itu. Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ny. Cherry Thungari Soeyoenus, Sekretaris TP PKK Ny. Agnes Bulahari Walukow, MPJ, para narasumber, serta sejumlah undangan lainnya.
Pemerintah daerah memastikan program serupa akan terus didorong agar para lansia di Sangihe dapat menjalani masa tua dengan sehat, bahagia, dan penuh berkat bersama keluarga. (Ivan)






















