SANGIHE — Komitmen memperkuat tata kelola informasi dan transformasi digital di Kabupaten Kepulauan Sangihe ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang baru, Ronal Lumiu SH.
Ia resmi dilantik oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari SE MM, Kamis (12/02/2026), di Ruang Serba Guna Rumah Jabatan Bupati.
Dalam pernyataan perdananya usai pelantikan, Ronal menegaskan bahwa Kominfo akan mengoptimalkan peran strategisnya, baik dalam komunikasi internal pemerintahan maupun penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, komunikasi intra pemerintahan yang efektif akan berdampak langsung pada percepatan pelayanan publik. Sementara keterbukaan informasi menjadi fondasi penting bagi terciptanya pemerintahan yang akuntabel dan partisipatif.
“Kita ingin memastikan setiap program dan kebijakan pemerintah dapat dipahami masyarakat secara utuh. Informasi harus cepat, tepat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers
Ronal juga menekankan pentingnya menjaga hubungan profesional dan sehat dengan insan pers sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Di wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan negara lain seperti Filipina, peran media dinilai memiliki arti penting, bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai “penjaga perbatasan kedua”.
“Insan pers adalah mitra strategis pemerintah. Mereka bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi penjaga perbatasan kedua melalui pemberitaan yang objektif, edukatif dan membangun,” ungkapnya.
Ia memastikan ruang komunikasi antara pemerintah dan media akan tetap terbuka, transparan dan saling menghormati profesionalisme masing-masing pihak. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu memperkuat kepercayaan publik serta menjaga stabilitas informasi di tengah derasnya arus digital.
Fokus pada SPBE dan Big Data Daerah
Selain penguatan komunikasi publik, Ronal menaruh perhatian besar pada pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Ia menyebut perancangan dan penguatan SPBE menjadi prioritas untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terintegrasi, efisien dan berbasis teknologi.
“Kita akan merancang dan memperkuat SPBE daerah agar seluruh sistem pelayanan dan administrasi pemerintahan bisa terhubung secara digital. Ini bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan,” jelasnya.
Tak hanya itu, pembangunan big data daerah juga masuk dalam agenda strategis Kominfo. Data yang terintegrasi dan akurat dinilai menjadi dasar penting dalam pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.
“Data adalah fondasi kebijakan. Tanpa data yang kuat, perencanaan akan lemah. Karena itu, big data daerah harus kita bangun secara sistematis,” ujar mantan Kepala Bagian Persidangan Perundang-Undangan dan Humas Sekretariat DPRD tersebut.
Dorong Statistik Akurat dan Literasi Digital
Di era arus informasi yang kian cepat, Ronal juga menekankan pentingnya penguatan statistik daerah serta peningkatan literasi digital masyarakat.
Menurutnya, statistik yang akurat merupakan instrumen penting dalam perencanaan pembangunan. Sementara literasi digital menjadi benteng masyarakat dalam menghadapi hoaks, disinformasi, serta penyalahgunaan teknologi.
“Kita ingin masyarakat Sangihe tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga cerdas dalam memanfaatkannya. Literasi digital adalah investasi jangka panjang,” tukasnya.
Dengan sejumlah agenda strategis tersebut, Ronal Lumiu menegaskan Kominfo Sangihe siap menjadi garda terdepan dalam membangun sistem informasi yang transparan, modern dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (Ivan)






















