MANADO – Hari Indonesia Menabung (HIM) 2025 digelar di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Rabu (20/8/2025).
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE yang diwakili Kepala Biro Ekonomi Reza Dotulung, menekankan pentingnya gerakan menabung bagi generasi muda.
“Gerakan HIM bukan hanya tentang membuka rekening, tetapi juga mengajarkan anak muda untuk bijak mengelola uang dan menjauhi pola hidup konsumtif,” kata Reza.
Dukungan Pegadaian yang memberikan Tabungan Emas adalah contoh nyata bagaimana industri keuangan peduli pada masa depan generasi muda Sulawesi Utara.
Dengan gaung HIM 2025 di Aula Mapalus ini, Pegadaian kembali meneguhkan perannya sebagai motor penggerak budaya menabung dan literasi keuangan di tanah air.
“Harapannya, generasi muda Sulut semakin berdaya, semakin cerdas finansial, dan siap melangkah menuju masa depan yang gemilang,” imbuhnya.
Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Pratikno, menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari misi besar Pegadaian untuk membangun generasi emas Indonesia.
“Kami percaya, kebiasaan menabung harus ditanamkan sejak dini. Tabungan Emas adalah instrumen sederhana, aman, dan terjangkau untuk melatih generasi muda mengelola keuangan. Dengan begitu, mereka tumbuh lebih disiplin, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegas Pratikno.
Pratikno juga menekankan bahwa Pegadaian tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai sahabat generasi muda dalam menata masa depan.
“Setiap rekening tabungan yang kami serahkan hari ini adalah investasi untuk masa depan anak bangsa. Semakin dini mereka sadar pentingnya menabung, semakin kokoh pula fondasi ekonomi kita,” tambahnya penuh semangat.
Sementara itu, Kepala OJK Sulutgomalut Robert Sianipar mengapresiasi peran Pegadaian dan industri jasa keuangan lainnya yang aktif menyukseskan HIM 2025.
“Dengan dukungan nyata seperti ini, saya optimis target literasi keuangan nasional dapat tercapai. Angka inklusi kita sudah 80,51 persen, namun literasi baru 64,66 persen. Kontribusi Pegadaian akan mempercepat pencapaian target 91 persen di tahun ini,” ungkap Robert. (*/ben)





















