Pulau Likri jadi Inspirasi dalam Semangat Kebersamaan, Edukasi dan Promosi Potensi Lokal

255
Peserta mengikuti berbagai aktivitas mulai dari fun paddling mengambil Titik start Desa tounsaru dan finish di Pulau Likri round trip, talkshow, SUP coaching clinics, SUP Trial. (ist)

MANADO – Pulau Likri, Danau Tondano menjadi tempat yang sangat inspiratif dalam menggabungkan semangat kebersamaan, edukasi dan promosi potensi lokal dengan kehadiran langsung Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara bidang pariwisata Dr Drevy Malalantang.

Drevy tampil sebagai coach dan narasumber utama dalam sesi diskusi dan coaching clinic, Sabtu (7/06/2025).

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak baik anggota Asosiasi Chef Indonesia, LSM Akel Posok, ASBAR serta masyarakat desa tandengan, urongo dan sekitarnya.

Peserta mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari fun paddling mengambil titik start Desa Tounsaru dan finish di Pulau Likri round trip, talkshow, SUP coaching clinics, SUP Trial hingga lunch barbeque bersama.

Diskusi yang dipimpin Staf khusus Gubernur Bidang pariwisata menyoroti strategi pengembangan diversifikasi produk pariwisata dan tata kelola Pulau Likri yang memperhatikan Daya dukung Pulau dan Keberlanjutan ekosistem kawasan Danau Tondano.

Dalam sesi coaching clinic, peserta dibekali pengetahuan tentang teknik dasar olahraga Stand Up Paddle (SUP).

Baik aspek keselamatan di air, teknik dasar SUP, self rescue serta potensi olahraga ini sebagai olah wisata dan cabang olahraga prestasi yang dapat mengharumkan Nama Sulut di kancah Nasional maupun Internasional.

Staf Khusus Gubernur ini menyampaikan pentingnya menjadikan Danau Tondano sebagai etalase wisata air dan sport tourism di Sulawesi Utara.

“Sulut is never ending destination, kita punya potensi luar biasa. Sebagaimana hal yang selalu di sampaikan oleh Gubernur Sulawesi Utara bahwa Sulut memiliki banyak sekali spot pariwisata yang bagus dan Danau Tondano adalah Destinasi pariwisata yang menjadi perhatian Gubernur YSK untuk dikembangkan”

“Dengan penataan dan pengelolaan yang tepat, kawasan ini bisa menjadi ikon baru pariwisata dan sport tourism Sulut,” ujar Dr Drevy yang adalah pegiat Olahraga Wisata Minat Khusus Standing Paddle Boarding (SUP).

Sementara Farry Paath selaku putra Minahasa menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari bentuk penghargaan terhadap potensi lokal dan dorongan untuk menjaga serta mempromosikan Pulau Likri sebagai destinasi minat khusus.

“Dengan semangat kolaboratif lintas komunitas dan dukungan pemerintah, kegiatan ini menjadi langkah nyata mendorong ekosistem pariwisata dan olahraga air yang inklusif, berdaya saing dan berkelanjutan di Sulawesi Utara,” ujar Patah. (*/ben)