
MANADO – Babinsa Koramil 1309-03/Karombasan Kodim 1309/Manado, Serda Ali mendatangi rumah warga yang terkena tanah longsor di Kelurahan Malalayang Satu, Lingkungan 10, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Minggu (4/2/2024) siang.
Tanah Longsor tersebut menimpa rumah Ibu Meita Manengkey (65), agama Kristen Protestan, warga Kelurahan Malalayang Satu, Kota Mando.
Menurut pemilik rumah Meita Manengkey, saat kejadian ia sedang beristirahat. Tiba-tiba dikejutkan dengan suara keras gemuruh di bagian belakang rumah.
“Longsor itu berupa bongkahan batu dan tanah berukuran besar dengan diameter sekitar 2,5 meter menimpa dan merusak dinding bagian belakang rumah,” kata Meita.
Babinsa Serda Radi mengungkapkan dirinya saat itu sedang Ibadah Keluarga kemudian dihubungi Ketua Lingkungan X.
Ketling menyampaikan telah terjadi tanah longsor di Kelurahan Malalayang Satu.
“Mendapatkan informasi tersebut, saya langsung mendatangi (TKP) dan bersama-sama dengan warga sekitar membantu untuk mengeluarkan barang berharga dari dalam rumah,” ucap Babinsa.
Babinsa menambahkan tanah longsor ini disebabkan karena hujan beberapa hari lalu tanah tebing belakang rumahnya tidak mampu menahan sehingga terjadi tanah longsor dan menimpa rumahnya, korban jiwa nihil.
Akibat kejadian korban jiwa nihil, kerugian materiil dinding belakang ruang kamar lantai 2 rusak berat, dinding ruang tamu rusak berat. 1 ruang kamar rusak berat.
Menurut Serda Ali, wilayah rumah Meita Manengkey kondisi geografis berupa daerah pegunungan yang sangat rawan pada saat datangnya musim penghujan.
Pun kondisi tanah yang kurang kuat dapat berpotensi menimbulkan longsor sewaktu-waktu.
“Kami menghimbau kepada pemilik rumah agar tetap berhati-hati saat hujan yang tebing nya bisa menyebabkan longsor jika terjadi hujan deras,” tambah Serda Ali.
Babinsa bersama Ketua Lingkungan melaksanakan koordinasi dengan pihak Kecamatan, Kepolisian dan BPBD Kota Manado untuk tindakan penanggulangan berupa penggunaan alat berat untuk mengeluarkan material longsor. (*/don)



















